<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://uhansgrafis.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://uhansgrafis.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2009 04:46:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='uhansgrafis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/21768541cb31419f5a1d67972e297a3b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://uhansgrafis.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://uhansgrafis.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://uhansgrafis.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pernyataan Sikap Majelis Mujahidin</title>
		<link>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/19/pernyataan-sikap-majelis-mujahidin/</link>
		<comments>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/19/pernyataan-sikap-majelis-mujahidin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 04:43:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uhansgrafis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uhansgrafis.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Pernyataan Sikap DENGARLAH SUARA UMAT ISLAM PASCA peledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, 17 Juli 2009, Densus 88 antiteror memburu para tersangka teroris. Tragisnya, akibat kecerobohan terjadilah berbagai kasus salah tangkap, salah tembak, dan salah bunuh. Seperti dibunuhnya Ibrahim di Temanggung yang diduga Nurdin M. Top, ditembaknya Air Setyawan dan Eko yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=128&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-129" title="Logo Mujahidin JPEG" src="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/logo-mujahidin-jpeg.jpg?w=190&#038;h=190" alt="Logo Mujahidin JPEG" width="190" height="190" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Pernyataan Sikap<br />
</strong></p>
<h2 style="text-align:center;"><strong>DENGARLAH SUARA UMAT ISLAM</strong></h2>
</p>
<p style="text-align:justify;">PASCA peledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, 17 Juli 2009, Densus 88 antiteror memburu para tersangka teroris. Tragisnya, akibat kecerobohan terjadilah berbagai kasus salah tangkap, salah tembak, dan salah bunuh. Seperti dibunuhnya Ibrahim di Temanggung yang diduga Nurdin M. Top, ditembaknya Air Setyawan dan Eko yang diduga akan membom rumah presiden SBY di Cikeas. Sehingga menimbulkan ketakutan yang meluas, terutama masyarakat yang merasa terancam oleh sikap represif aparat keamanan. Oleh karena itu Majelis Mujahidin perlu mengeluarkan pernyataan sikap guna mendudukkan persoalan secara obyektif dan proporsional.<span id="more-128"></span></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Memperhatikan:</strong></p>
<ol style="text-align:left;">
<li style="text-align:justify;">Keresahan masyarakat dalam persoalan terorisme, karena setiap kali muncul aksi teror selalu dikaitkan dengan faham keagamaan dan gerakan Islam yang berjuang menegakkan syariat Islam. Aparat keamanan sudah bertindak terlalu jauh dengan memeriksa wanita bercadar dan menciduk kelompok pendakwah.</li>
<li style="text-align:justify;">Pernyataan bernada SARA Pangdam IV Diponegoro Mayjen Haryadi Soetanto Senin, (17/8) di Mapolda Jateng, yang menyatakan: “Jika ada orang asing memakai sorban, jubah serta berjenggot, laporkan saja ke pihak keamanan. Masyarakat harus lebih peka terhadap hal-hal seperti itu”.</li>
<li style="text-align:justify;">Tindakan melanggar hukum, seperti pembunuhan tersangka teroris dengan berpijak pada slogan, “Bila tidak didahului maka teroris akan mendahului membunuh polisi&#8217;, menyebabkan aparat keamanan bertindak brutal dalam penanganan terorisme. Inilah cara berfikir teroris yang digunakan Densus 88, lalu apa bedanya polisi dan teroris? Dalam hal ini, rakyat memerlukan kepastian hukum terhadap kasus terorisme yang digolongkan sebagai <em>extra ordinary crime</em> (kriminal luar biasa).</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>Menimbang :</strong></p>
<ol style="text-align:left;">
<li style="text-align:justify;">Sikap <em>over acting</em> Densus 88, menyebabkan keresahan yang meluas di masyarakat, terutama umat Islam di desa-desa, sehingga melarang anak-anaknya mengikuti pengajian karena khawatir jadi obyek rekrutmen teroris.</li>
<li style="text-align:justify;">Tuntutan rasa keadilan umat Islam terhadap perlakuan pemerintah, khususnya pihak intelijen, kepolisisan dan Densus 88 yang bersikap tidak manusiawi dalam mempertontonkan aksi antiterornya.</li>
<li style="text-align:justify;">Tidak adanya perlindungan HAM sebagaimana telah diratifikasi oleh pemerintah Indonesia untuk menegakkan keadilan dan perlindungan hukum bagi warganya. 4.   Pidato Presiden SBY menyambut delapan windu (64 tahun) kemerdekaan RI, 15 Agustus 2009 yang menegaskan, bahwa akar terorisme di Indonesia adalah kemiskinan, keterbelakangan dan ketidakadilan di berbagai wilayah dunia. &#8220;Terhadap itu semua, pembangunan yang kita lakukan justru bertujuan mengatasi kemiskinan, keterbelakangan, dan ketidakadilan,&#8221; tegasnya</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>Memutuskan :</strong></p>
<ol style="text-align:left;">
<li style="text-align:justify;">Menuntut DPR RI untuk memanggil presiden guna mempertanggungjawabkan kegagalannya menghentikan terorisme di Indonesia yang disebabkan tiga hal di atas. Juga memanggil Kapolri, karena membiarkan aksi pemberantasan terorisme tanpa prikemanusiaan dan melanggar HAM.</li>
<li style="text-align:justify;">Menuntut Kepala daerah seluruh Indonesia untuk tidak mengeluarkan peraturan ataupun kebijakan yang bersifat provokatif, menghambat umat Islam menjalankan ajaran agamanya, dan menghasut sesama warga negara untuk saling mencurigai berdasarkan identitas agama seperti sorban, jenggot, cadar, celana komprang, meniru perlakuan intelijen Amerika CIA terhadap rakyat beragama Islam.</li>
<li style="text-align:justify;">Menyeru umat Islam bangsa Indonesia untuk bersikap tegas menolak stigmatisasi terorisme dengan ajaran Islam maupun ayat-ayat jihad di dalam Al-Qur&#8217;anul Karim. 4.   Menuntut transparansi dan keberanian untuk melakukan uji sahih terhadap langkah-langkah Pemerintahan SBY menangani kasus terorisme di Indonesia, dalam suatu dialog publik dengan Majelis Mujahidin.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Jogjakarta, Sya&#8217;ban 1430 H/19 Agustus 2009 M</p>
<p style="text-align:left;">Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin</p>
<p style="text-align:left;">Irfan S. Awwas                                                                                                                                                                                            M. Shabbarin Syakur</p>
<p style="text-align:left;">(Ketua)                                                                                                                                                                                                                                    (Sekretaris)</p>
<p style="text-align:center;">Menyetujui Amir Majelis Mujahidin</p>
<p style="text-align:center;">(Drs. Muhammad Thalib)</p>
<br />Posted in Politik  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uhansgrafis.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uhansgrafis.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uhansgrafis.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uhansgrafis.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uhansgrafis.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uhansgrafis.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uhansgrafis.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uhansgrafis.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uhansgrafis.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uhansgrafis.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uhansgrafis.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uhansgrafis.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uhansgrafis.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uhansgrafis.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=128&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/19/pernyataan-sikap-majelis-mujahidin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6210710d43e510293f42e3e52f75df6d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uhansgrafis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/logo-mujahidin-jpeg.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Logo Mujahidin JPEG</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halusinasi Penadah Demokrasi</title>
		<link>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/16/halusinasi-penadah-demokrasi/</link>
		<comments>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/16/halusinasi-penadah-demokrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 17:56:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uhansgrafis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uhansgrafis.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Judul :Ilusi Negara Islam, Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia Penerbit :Kerjasama Maarif dan the Wahid institute Cetakan I:April 2009, 321 halaman Proyek terorisme ICG pimpinan Sidney Jones, yang mengguncang opini publik Indonesia (2001-2007), terbukti gagal mengaitkan JI (Jamaah Islamiyah) dengan berbagai institusi penegak Syari’at Islam di Indonesia. Namun, upaya melemahkan gerakan Islam dan memandulkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=123&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-122" title="soehatta" src="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/soehatta.jpg?w=152&#038;h=153" alt="soehatta" width="152" height="153" /></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Judul :</strong>Ilusi Negara Islam, Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Penerbit :</strong>Kerjasama Maarif dan the Wahid institute</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Cetakan I:</strong>April 2009, 321 halaman Proyek terorisme ICG pimpinan Sidney Jones, yang mengguncang opini publik Indonesia (2001-2007), terbukti gagal mengaitkan JI (Jamaah Islamiyah) dengan berbagai institusi penegak Syari’at Islam di Indonesia. Namun, upaya melemahkan gerakan Islam dan memandulkan ideologi jihad kaum Muslimin, agaknya bukan saja belum reda, malah juga kian gigih dilakukan. <span id="more-123"></span></p>
<p style="text-align:justify;">MELEMAHNYA propaganda ICG (International Crisi Group) seiring kian lumpuhnya proyek terorisme Amerika, dimunculkan lagi isu wahabisme sebagai ideologi transnasional yang berbahaya, guna mengacak-acak gerakan Islam. Agenda provokasi kini dilanjutkan oleh C. Holland Taylor yang bernaung di bawah payung LibForAll Foundation, bersekutu dengan para penadah demokrasi sekaligus bertindak sebagai agen Melayu, yakni Maarif Center dan the Wahid Institute.</p>
<p style="text-align:justify;">Persekutuan LibForAll dengan jaringan spilis (sekularisme, pluralisme, liberalisme), merupakan proyek baru melawan apa yang mereka sebut bahaya ‘infiltrasi ideologi radikal Wahabisme’. Proyek baru ini dibuncahkan dalam bentuk penerbitan buku, yang menyeret sejumlah nama tokoh spilis di dalamnya, antara lain Prof. Dr. Syafi’i Maarif, Prof. Dr. Munir Mulkhan, Abdurrahman Wahid, dan kyai penyair Musthafa Bisri, yang kemudian melahirkan skandal akademik karena terjadinya kebohongan publik.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada 16 Mei 2009 lalu, secara bersama-sama, Maarif, the Wahid institute, dan Gerakan Bhineka Tunggal Ika, melaunching buku pamflet bernuansa SARA, berjudul <em>Ilusi Negara Islam</em> (INI). Tapi aneh, seminggu kemudian digugat oleh sejumlah peneliti yang dicantumkan namanya dalam buku dimaksud. Para peneliti tersebut merasa tidak melakukan penelitian yang menghasilkan provokasi murahan itu. Mereka melakukan penelitian yang berbeda secara materi dan substansial. Sehingga apa yang ditulis dalam buku itu, sebagaimana dijelaskan para peneliti yang telah disampaikan ke berbagai media massa, sudah menyimpang jauh dari desain dan tujuan penelitian.</p>
<p style="text-align:justify;">Di buku ini diwacanakan, misalnya, betapa organisasi Islam sebesar Muhammadiyah sudah sedemikian parah ‘diacak-acak’ anggotanya sendiri yang merangkap sebagai aktivis Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Banyak masjid dan lembaga-lembaga pendidikannya ‘diserobot’ orang-orang partai. Begitu pula NU, di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah saja, katanya sudah ‘kehilangan’ 11 masjid/mushala, belum lagi di Jawa Timur.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku <em>Ilusi Negara Islam</em>, memang sarat dengan muatan kebencian, politisasi dan juga adudomba antara warga Muhammadiyah dan NU yang secara sengaja ataupun kebetulan berafiliasi secara politik ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ada juga yang disinyalir aktif di organisasi gerakan lain yang dicap radikal seperti Front Pembela Islam (FPI), dan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).</p>
<p style="text-align:justify;">Kategorisasi Islam radikal yang dilabelkan pada gerakan Islam, seperti PKS bersama-sama HTI, Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), MMI, FPI, dan sejumlah ormas Islam lainnya. Menunjukkan dengan sangat jelas motivasi dan misi politik belah bambu yang dibawa persekutuan LibForAll. Caranya, memetakan jenis organisasi ‘Islam radikal’ yang harus diberantas, dan meghembuskan amarah ‘Muslim Moderat’ yang bertindak sebagai penadah demokrasi dan bersahabat dengan orang-orang kafir.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku ini menjeneralisir bagaimana infiltrasi wahabi dan salafy ke tubuh NU dan Muhammadiyah. Tidaqk lupa pula menyebutkan, bahwa ide-ide wahabi sudah banyak menyebar ke dalam <em>fiqih</em> Muhammadiyah yang kemudian menjadikan Muhammadiyah terkenal sebagai ormas Islam yang memproklamirkan purifikasi Islam, pemurnian masyarakat dari unsur TBC: Takhayul, Bid’ah dan Churafat.</p>
<p style="text-align:justify;">Muhammadiyah juga secara institusional pernah menjadi salah satu pendukung utama Masyumi yang dalam pemilu 1955 memperjuangkan Islam sebagai asas dan ideologi negara Republik Indonesia. Dalam sidang tarjih tahun 1959 memproklamirkan penerapan syariat Islam dalam tubuh negara sebgaimana yang dilakukan oleh MMI saat ini. Fakta-fakta tersebut juga menunjukan bahwa sejak dulu di Muhammadiyah terdapat ulama, pengurus dan aktivisnya yang memperjuangkan penegakan syariat Islam secara formal kenegaraan. Apakah mereka merupakan infiltran wahabi dan salafiy yang merusak Muhammadiyah?</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, buku ini merupakan upaya mengingkari keragaman teologis dan sosiologis –yang selalu mereka gembar gemborkan- dalam persyarikatan Muhammadiyah. Jika hanya menfitnah ulama, pengurus, aktivis dan pengurus Muhammadiyah sebagai para infiltran yang merusak Muhammadiyah, belum seberapa bahaya. Tapi, memprovokasi, menyingkirkan pengurus, ulama dan anggota Muhammadiyah yang secara ideologi dan politik memilih PKS dan HTI, jelas bukanlah prilaku dan akhlak Muslim.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara kita menyaksikan mereka bersanding dengan orang kafir untuk merendahkan saudara Muslim di luar komunitasnya. Kita malu melihat orang Islam menjadi pembantu orang lain. Maka, ini lah buku pamflet yang memaksakan kehendak dan melegitimasi ’jalan sesat’ untuk menyingkirkan para ’wahabi’ dan ’salafy’ dari komunitas NU dan Muhammadiyah?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Halusinasi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah mencoba menggerus permusuhan di antara warga NU dan Muhammadiyah, buku ini alih-alih meredakan suasana atau memberi arah baru untuk persatuan dan membangun supremasi Islam rahmatan lil alamin. Mereka justru membuka konfrontasi baru antara NU-Muhammadiyah melawan generasi muda Islam PKS, HTI, MMI, DDII, FPI; dengan memosisikan mereka sebagai ’musuh’ yang lebih jahat dibanding gerakan zionisme, komunisme, dan sekularisme.</p>
<p style="text-align:justify;">Di antara bentuk provokasi, pelecehan, sekaligus kebebalannya menghadapi kenyataan, dapat dilihat pada halaman pengantar buku tulisan Syafii Maarif. Kata-katanya menyedak, menganggap pelaksanaan syari’at Islam melalui kekuasaan sebagai kebodohan.</p>
<p style="text-align:justify;">“Dibayangkan dengan pelaksanaan syariah ini, Tuhan akan meridhai Indonesia?” Anehnya, semua kelompok Islam fundamentalis anti demokrasi, tetapi memakai lembaga Negara demokrasi untuk menyalurkan cita-cita politiknya. Fakta ini menunjukkan satu hal: bagi mereka bentrokan antara teori dan praktik tidak menjadi soal. Dalam ungkapan lain, yang terbaca di sini adalah ketidakjujuran dalam berpolitik; secara teori demokrasi diharamkan, dalam praktik digunakan, demi tercapainya tujuan.”</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti biasa, retorika Maarif berbunga-bunga penuh distorsi, tapi miskin logika dan kosong nash syar’i. Ibarat pisau yang digunakan menusuk dan memburai usus orang lain. Seketika dia marah menjerit-jerit, tatkala orang yang disakiti dan ditusuk pisau demokrasi itu, balas menusuk dan membongkar kebusukannya menggunakan cara dan pisau yang sama. Bukankah adil, bila dalam kaitan ini kita mengikuti nasihat Qur’an, “tidak salah bila kamu balas menggunakan cara yang sama dan seimbang?” (Qs. 16:126; 22:60).</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai penadah ideologi transnasional demokrasi, para penggagas buku ini bukanlah representasi pemikiran Islam, baik di NU maupun Muhammadiyah. Tetapi berambisi menunjukkan adanya konspirasi transnasional yang bekerja di Indonesia, yang telah menyusup ke tubuh Muhmmadiyah dan NU.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam konteks perang AS melawan terorisme di seluruh dunia saat ini, kita dapat membaca bahwa buku ini hendak mencari keterkaitan antara orang-orang wahabi dan salafy di tubuh NU dan Muhammadiyah, atau ormas/partai Islam lain: PKS, HTI, DDII, MMI dan FPI dengan organisasi teroris global seperti JI (Jemaah Islamiyah) dan/atau al Qaidah di Indonesia. Tapi tidak menemukannya, selain tuduhan dusta.</p>
<p style="text-align:justify;">Artikel<em> ’Musuh Dalam Selimut’</em> yang dinisbahkan pada Abdurrahman Wahid, adalah buktinya. Dikatakan, ”Pada umumnya aspirasi kelompok garis keras di Indonesia dipengaruhi oleh gerakan Islam transnasional dari Timur Tengah, terutama Wahabi dan Ikhwanul Muslimin atau gabungan keduanya. Kelompok garis keras, termasuk partai politiknya, menyimpan agenda berbeda dari ormas Islam moderat seperti Muhammadiyah dan NU, dan partai-partai berhaluan kebangsaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelompok garis keras telah ’berhasil’ mengubah wajah Islam Indonesia menjadi agresif, beringas, intoleran, dan penuh kebencian. Kelompok garis keras berusaha merebut simpati umat Islam dengan jargon membela Islam, dengan dalih tarbiyah dan dakwah amar ma’ruf nahy munkar. Sementara mereka sendiri memahami Islam tanpa mengerti substansi ajaran Islam sebagaimana dipahami oleh para wali, ulama, dan pendiri bangsa. Lebih dari itu, sebagai bangsa kita harus sadar bahwa apa yang diperjuangkan aktivis garis keras sebenarnya bertentangan dan mengancam Pancasila dan UUD 145, dan bisa menghancurkan NKRI.”</p>
<p style="text-align:justify;"> Nampaknya, publikasi buku ini dirancang sebagai referensi politik guna menohok serta mendiskreditkan PKS dan HTI –gerakan Islam yang dianggap mewakili ideologi transnasional. Untuk membangkitkan sentimen hizbiyah di antara ormas NU dan Muhammadiyah, tidak lupa Gerakan Wahabi dan Ikhwanul Muslimin ‘dijual’ sebagai isu utama ideologi transnasional.</p>
<p style="text-align:justify;">“Infiltrasi kelompok garis keras ini telah menyebabkan kegaduhan dalam tubuh ormas Islam Islam NU dan Muhammadiyah. Gerakan garis keras transnasional dan kaki tangannya di Indonesia telah lama melakukan infiltrasi ke Muhammadiyah. Dalam Muktamar Muhammadiyah di Malang, Juli 2005, para agen kelompok garis keras, termasuk kader-kader PKS dan HTI, berhasil memilih beberapa simpatisannya menjadi ketua PP Muhammadiyah. Karena infiltrasi yang semakin kuat inilah, tokoh-tokoh moderat Muhammadiyah menganggap situasi semakin berbahaya.”</p>
<p style="text-align:justify;">Masih kata Durahman, “Salah satu temuan yang sangat mengejutkan para peneliti lapangan adalah fenomena rangkap anggota (dual membership), terutama antara Muhammadiyah dan garis keras. Bahkan tim peneliti lapangan memperkirakan sampai 75% pemimpin garis keras yang diwawancarai punya ikatan dengan Muhammadiyah.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain terhadap Muhammadiyah, penyusupan juga terjadi secara sitematis terhadap NU. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar penyerobot masjid NU adalah kelompok PKS dan HTI. Sementara terkait dengan isu khilafah yang diperjuangkan HTI, Majelis Bahtsul Masa’il memutuskan bahwa Khilafah Islamiyah tidak memiliki rujukan teologis, baik di dalam Qur’an maupun hadits.”</p>
<p style="text-align:justify;">Hujatan terhadap gerakan Islam dan penegakan syari’at Islam, di dalam buku ini masih panjang. Tapi membahasnya sia-sia, mengingat seluruh isi buku ini tertolak –dalam istilah hadits termasuk mungkar- karena sudah dibantah, bahkan para penelitinya berlepas diri dari keterlibatannya dalam penelitian.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka tidak berlebihan bila buku ini dipandang tidak lebih dari sekadar halusinasi kaum penadah demokrasi. Sebagai cermin dari sikap, tindakan, serta pemahaman Ahmad Syafii Maarif dan Abdurrahman Wahid, dua tokoh Muslim liberal yang bertindak sebagai penanggungjawab isi buku. Mereka ‘sakit hati’ mengetahui pemikiran sekulernya terkikis habis di komunitas NU dan Muhammadiyah. Penyebabnnya -seperti yang mereka beberkan sendiri dalam buku ini- adalah infiltrasi ideologi Islam radikal di tubuh kedua organisasi itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tidak Ilmiah </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Buku <em>Ilusi Negara Islam</em>, yang diterbitkan menjelang Pemilu dan Pilpres 2009 ini, sama sekali tidak memuat laporan hasil penelitian ilmiah, sebagaimana diklaim Holland Taylor dan Abdurrahman Wahid. Buku ini tidak lebih dari sekadar pamflet politik. Parahnya lagi, tidak ada penjelasan –bukan editor- siapa penulis buku tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari segi metodologi, isi buku ini pasti tidak bisa dipertanggungjawabkan. Klaim hasil penelitian selama dua tahun di 17 provinsi wilayah Indonesia, hanyalah dusta belaka. Buktinya, peneliti lapangan, Dr Zuli Qodir, Adur Rozaki MSi, Laode Arham SS, Nur Khalik Ridwan SAg memprotes keras publikasi buku Ilusi Negara Islam yang diterbitkan secara keroyokan oleh the Wahid Istitute, Maarif Institute dan Gerakan Bhineka Tunggal Ika. Alasan protes mereka tegas, bahwa buku tersebut tidak sesuai dengan apa yang mereka teliti, dan isinya mengadu domba umat Islam.</p>
<p style="text-align:justify;"> Dalam nota protes yang dilayangkan ke LibForAll, Zuli Qodir menegaskan, isi buku itu bukan merupakan hasil penelitiannya meskipun mereka disebut sebagai penelitinya. Sebab isi dari buku tersebut telah menyimpang dari apa yang mereka teliti. Selain itu, pihaknya juga tidak dilibatkan dalam proses penerbitan.</p>
<p style="text-align:justify;">“Kami tidak pernah diajak dialog di dalam proses menganalisis data dan membuat laporan peneliltian sampai diterbitkan menjadi buku,” kata Zuli.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam proses pengumpulan data, lanjut Zuli, beberapa nama yang dicantumkan sebagai peneliti jauh hari sudah mengundurkan diri seperti Khalik Ridwan dan Abdur Rozaki, namun masih dicantumkani. Padahal keduanya sudah tidak lagi terlibat dalam tahap penelitian sejak pengumpulan dan analisis data, penulisan laporan hingga penerbitan buku.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Zuli, tujuan penerbitan buku &#8216;Ilusi Negara Islam&#8217; telah bergeser dari riset yang semula bertujuan akademik kepada politis.</p>
<p style="text-align:justify;">“Para peneliti merasa namanya dicatut hanya sebagai legitimasi politis dari kepentingan pihak asing. Sebagaimana dilakukan Holland Taylor dari LibForAll, Amerika Serikat yang begitu dominan bekerja dalam kepentingan riset dan penerbitan buku ini,” jelasnya.</p>
<p style="text-align:justify;"> Karena itu, peneliti Yogyakarta menuntut kepada LibForAll untuk menarik peredaran buku tersebut jika tetap mencantumkan nama-nama peneliti Yogyakarta. “Kami menghimbau kepada para peneliti dan intelektual Indonesia untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah diperalat dan dimanipulasi oleh kepentingan agen intelektual asing yang bekerja di Indonesia,” tandas peneliti Yogyakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara Ahmad Suadey, Direktur The Wahid Institute, menurut para peneliti yang mengundurkan diri itu, menolak bertanggungjawab atas fitnah yang ditaburkan buku itu. “Aku malah baru tahu. Kalau gitu perlu klarifikasi ke LibForAll. Kalau perlu teman-teman bikin nota protes tertulis. Aku gak keberatan karena saya tidak berhubungan dengan isi sama sekali,” elaknya enteng.</p>
<p style="text-align:justify;">Menjadi kian tidak ilmiah, bahkan menggelikan manakala diketahui pencantuman KH Abdurahman Wahid alias Gus Dur sebagai editornya. Sudah sejak lama penglihatan Durahman terganggu, mustahil dia bisa mengedit buku? Apakah buku ini bagian dari kelakar Durahman, merasa sebagai bapak bangsa tapi dalam berpartai pun dia tak dihargai oleh cucunya sendiri?</p>
<p style="text-align:justify;">Dari fakta di atas, kemudian mengaitkannya dengan sponsor penelitian serta aktor di balik penerbitan buku tersebut, jelas Holland Taylor yang konon merupakan anggota Partai Republik Konservatif Amerika Serikat dan kawan dari sang ”predator” Amerika George Bush, sengaja memperalat kelompok oportunis yang mengaku-aku sebagai pembela NKRI. Padahal sebenarnya, tidak lebih dari musang berbulu ayam, yang secara suka rela menjadi komparador asing atas nama demokrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan secara eksplisit menyebut keterlibatan sejumlah negara-negara Islam lain di Timur Tengah dalam penyebaran dan konspirasi trans-nasional tersebut. Tentu saja ini merupakan serangan ”agen” Amerika Holland Taylor terhadap para aktivis Islam yang memperjuangkan cita-cita politik Syariat Islam, dengan memanfaatkan ’jasa’ para penadah dana demokrasi. Tidak peduli, bahwa aspirasi penegakan syari’at Islam dijamin oleh Konstitusi kita dan UU No. 12 tahun 2005 yang menjamin kebebasan serta hak sipil politik di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana diketahui publik, upaya ini telah dilakukan agen-agen Amerika terhadap Majelis Mujahidin Indonesia, tapi mereka gagal menemukan bukti apa pun. Holland Taylor ingin membuktikannya dengan penelitian panjang yang melibatkan para profesor doktor di Indoensia. Ia telah berhasil menunggangi Munir Mulkhan, dan saling memanfaatkan bersama Syafi’i Maarif, Durahman dan Musthafa Bisri serta para intelektual dan peneliti Indonesia. Namun, mereka gagal lagi, membuktikan tuduhannya. Itulah rentetan skandal dan halusinasi yang dibuat para penadah demokrasi dalam ’ilusi negara Islam’ ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Menilai isi buku, yang kemudian diprotes para peneliti lapangan, serta mengetahui Holland Taylor dengan LibForAll sebagai sponsor, kita dapat mengambil pelajaran: <strong>pertama</strong>, buku Ilusi Negara Islam hanyalah halusinasi (ketakutan) para penadah demokrasi, kehilangan popularitas dan sekadar mencari ’sesuap nasi’, sekalipun dengan menjual agama. Bagi penggagasnya, seperti sabda Rasulullah Saw: ”agama mereka adalah perutnya, wanita sebagai kiblatnya, dan harta benda sebagai cita-citanya yang paling tinggi.”</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua,</strong> para intelektual Islam di Indonesia sebaiknya tidak menghambat perjuangan penegakkan syariat Islam. Perjuangan penegakan syari’at Islam di lembaga negara tidak ada kaitannya dengan infiltrasi wahabi, salafy, apalagi jaringan JI dan al Qaidah. Penegakan syari’at Islam adalah seruan Allah semata yang wajib ditaati setiap Muslim.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga,</strong> skandal Ilusi Negara Islam ini, seharusnya menyadarkan seorang K.H Abdurrahman Wahid (editor?) dan Buya Syafii Maarif yang memberikan kata pengantar pada sebuah buku yang tidak bertanggungjawab. Bahwa, secara sadar atau tidak, mereka telah merendahkan martabatnya sendiri karena, ”mengedit dan memberi pengantar buku yang kemudian digugat keabsahannya oleh penelitinya sendiri.” Apakah kualitas para peneliti mengenai Islam di Indonesia begitu tidak berharganya, sehingga mudah diperalat untuk kepentingan orang asing dan anti Islam? (RM/ISA).</p>
<br />Posted in Politik  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uhansgrafis.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uhansgrafis.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uhansgrafis.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uhansgrafis.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uhansgrafis.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uhansgrafis.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uhansgrafis.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uhansgrafis.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uhansgrafis.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uhansgrafis.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uhansgrafis.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uhansgrafis.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uhansgrafis.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uhansgrafis.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=123&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/16/halusinasi-penadah-demokrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6210710d43e510293f42e3e52f75df6d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uhansgrafis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/soehatta.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">soehatta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Dasar-dasar CorelDraw</title>
		<link>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/08/mengenal-dasar-dasar-coreldraw/</link>
		<comments>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/08/mengenal-dasar-dasar-coreldraw/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 07:14:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uhansgrafis</dc:creator>
				<category><![CDATA[CORELDRAW]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uhansgrafis.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia computer grafis terdapat dua macam jenis gambar, yaitu bitmap dan vector. Sebelum mendalami lebih lanjut tentang computer grafis, kita harus mengenal terlebih dahulu yang dimaksud dengan gambar bitmap dan gambar vector. Gambar bitmap atau disebut juga gambar raster menggunakan titik-titik berwarna yang disebut pixel untuk membentuk gambar pada monitor. Gambar bitmap dianggap mampu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=100&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalam dunia computer grafis terdapat dua macam jenis gambar, yaitu bitmap dan vector. Sebelum mendalami lebih lanjut tentang computer grafis, kita harus mengenal terlebih dahulu yang dimaksud dengan gambar bitmap dan gambar vector.</p>
<p style="text-align:justify;">Gambar bitmap atau disebut juga gambar raster menggunakan titik-titik berwarna yang disebut pixel untuk membentuk gambar pada monitor. Gambar bitmap dianggap mampu menunjukkan gradasi warna dan gradasi bayangan yang halus, contohnya pada foto.Kelemahan gambar bitmap adalah ia sangat tergantung pada kerapatan dan jumlah pixel atau disebut juga resolusi.Ini berarti setiap gambar memiliki jumlah pixel yang sudah pasti.Akibatnya,gambar akan kehilangan detail dan menjadi jagged (berundak) bila ukurannya diperbesar atau dicetak menggunakan resolusi yang lebih kecil dari resolusi aslinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-100"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Gambar vector terbentuk dari garis dan kurva yang terbentuk dari sambungan titik-titik matematis yang disebut vector. Vektor akan menampilkan sebuah gambar yang berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut. Kualitas gambar ini tidak tergantung pada resolusi gambar sehingga bila gambar vector diperbesar atau diperkecil tidak akan mempengaruhi kualitas dan detail gambar. Gambar vector dapat menjadi pilihan yang baik bila kita bekerja dengan gambar-gambar yang harus mempertahankan ketajaman garis saat ukurannya diubah, seperti logo dan teks.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br />Posted in CORELDRAW  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uhansgrafis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uhansgrafis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uhansgrafis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uhansgrafis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uhansgrafis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uhansgrafis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uhansgrafis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uhansgrafis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uhansgrafis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uhansgrafis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uhansgrafis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uhansgrafis.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uhansgrafis.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uhansgrafis.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=100&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/08/mengenal-dasar-dasar-coreldraw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6210710d43e510293f42e3e52f75df6d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uhansgrafis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Proyek Isa: Pemurtadan tanpa Kekerasan</title>
		<link>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/proyek-isa-pemurtadan-tanpa-kekerasan/</link>
		<comments>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/proyek-isa-pemurtadan-tanpa-kekerasan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 18:15:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uhansgrafis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uhansgrafis.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjuki kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai (Yahudi) dan bukan pula jalan mereka yang sesat (Nashrani). (Qs. Al-Fatihah, 5-7). SETELAH melalui perdebatan alot, Sinode Umum -badan yang membuat kebijakan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=57&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjuki kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai (Yahudi) dan bukan pula jalan mereka yang sesat (Nashrani). (Qs. Al-Fatihah, 5-7).</em></p>
<p style="text-align:justify;">SETELAH melalui perdebatan alot, Sinode Umum -badan yang membuat kebijakan di Gereja Anglikan Inggris&#8211;menyetujui rumusan tentang petunjuk resmi penyebaran agama Kristen, Kamis (12/2). Keputusan diambil dengan suara mayoritas.<br />
Para anggota Sinode mendapat penjelasan bahwa Gereja Anglikan Inggris tak bermaksud mengajak pemeluk agama lain menjadi Kristen melalui upaya Kristenisasi yang agresif dan konfrontatif. Misi ini bertujuan menegaskan kembali keyakinan historis Gereja bahwa Kristen menawarkan kebenaran sejati.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-57"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“&#8217;Setiap orang dalam pemikiran saya memiliki potensi untuk beralih,&#8221; </em>kata Rev Nezlin Sterling, sekjen Majelis Perjanjian Baru yang berbasis di London, Inggris. Keyakinan itulah yang dicamkan oleh Sterling. Dan, pemikiran yang sama pula dianut oleh Gereja Anglikan di Inggris.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai agama resmi negara Inggris, Gereja Anglikan justru mendorong terciptanya hubungan baik dengan berbagai kelompok agama di tengah kehidupan beragama di Inggris yang kian beragam. Yang menjadi perdebatan para anggota Sinode adalah bagaimana melakukan Kristenisasi itu. Seperti apa cara terbaik bagi umat Kristen mendekati mereka yang tidak beragama ataupun yang beragama lain?</p>
<p style="text-align:justify;">Oktober tahun lalu, Gordon Showell-Rogers, sekjen Persekutuan Evangelis Eropa (EEA), mengajak Muslim di Eropa beralih menjadi pengikut Kristiani. Imigran Muslim di benua itu dinilainya berpotensi sebagai &#8216;celah evangelis&#8217;.<br />
Namun, upaya Kristenisasi lebih maju dilakukan oleh organisasi misionaris neo-evangelis. Dengan cara-cara tradisional, tapi lebih menusuk daya jangkaunya, mereka membidik Muslim di Asia. Melalui program radio berjudul Kasih Sayang Muslim dan Penghormatan Terhadap Yesus Kristus, kelompok misionaris ini telah masuk ke jantung-jantung Muslim di Asia.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8221;Kami meminta Tuhan setiap orang untuk berdoa dan melindungi kami sebagaimana kami berupaya membawa cinta kasih Yesus ke dunia Muslim,&#8221;</em> kata Presiden Far East Broadcasting Company (FEBC), Gregg Harris, seperti dikutip Islamonline dari Mission Network News (MNN), Kamis (12/2).</p>
<p style="text-align:justify;">&#8221;FEBC telah mengudara di dunia Muslim sejak beberapa tahun silam. Dan, kami menemukan, jika Muslim mendengar cinta kasih Tuhan, mereka semakin ingin tahu lebih dalam,&#8221; kata Harris.</p>
<p style="text-align:justify;">FEBC merupakan perusahaan radio Kristen berskala internasional yang berdiri sejak 1945. Diinisiasi oleh para veteran Perang Dunia Kedua, siaran radio FEBC makin berkembang melalui program transmisi lokal yang ditambatkan di berbagai penjuru Asia.<br />
Tujuannya, program mereka didengarkan oleh jutaan warga Asia. Saluran radio yang kini telah dialihbahasakan dalam 154 bahasa itu mengincar wilayah-wilayah Muslim yang bermasalah, miskin, dan dilanda bencana.</p>
<p style="text-align:justify;">Rencana jangka panjangnya, memasukkan program-program Kristiani hingga ke relung-relung rumah tangga Muslim di seluruh dunia. Saat ini, program misionaris bernama Proyek Isa itu menargetkan rumah tangga Muslim di Indonesia, Bangladesh, India, dan Pakistan.<br />
Wajar bila FEBC menargetkan empat negara itu. Sebab, separuh populasi Muslim dunia mendiami wilayah tersebut. Jaringan radio FEBC yang tersebar di 54 negara, baik dalam saluran gelombang FM dan AM, kata Gregg, kini sedang dalam tahap penyelesaian Proyek Isa di Indonesia, negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Bahkan, siaran radio di Tanah Air telah diterjemahkan ke dalam 13 bahasa daerah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan mengandalkan total 123 titik transmitter yang dimiliki di seluruh dunia, FEBC kini juga menargetkan negara mayoritas Muslim di dataran Asia Tengah, yakni Kazakhstan. &#8221;Banyak orang percaya jika Kazakhstan menjadi kunci berpengaruh dalam iklim keberagamaan di Asia Tengah,&#8221; kata Harris yang telah bekerja selama 10 tahun di Trans World Radio&#8211;siaran misionaris internasional yang mempunyai studio di 40 negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Tema besar program misionaris yang mereka emban adalah Proyek Asia. Pemilihan nama itu bukan tanpa alasan. Menurut Harris, nama Proyek Asia sengaja dipilih setelah melalui kajian mendalam dan menyeluruh.</p>
<p style="text-align:justify;">“&#8217;Yesus bukanlah nama asing bagi Muslim,”&#8217; terang Harris yang 17 tahun lamanya berkutat dengan dunia radio. Muslim mempercayai Yesus sebagai nabi dengan sebutan Isa. Nabi Isa, ujarnya, adalah putra Maryam yang dilahirkan dalam keajaiban.<br />
FEBC meyakini pula, dengan menggunakan nama Isa seperti tercantum dalam Alquran, akan dapat menimbulkan ketertarikan Muslim di Asia. &#8221;Kami cukup beruntung untuk dapat mengatakan kepada mereka, &#8216;Hei inilah kebenaran Tuhan sesungguhnya. Anda dapat mengenal dia (Isa)&#8217;,&#8221; kata Harris yang juga menjadi direktur program Proyek Isa.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa siaran radio dipilih sebagai media dalam program Kristenisasi Proyek Isa itu? Harris memaparkan alasannya: efektif dan efisien. Dengan menggunakan saluran radio, sebuah pesan Injil bisa tersampaikan kepada sekelompok orang ataupun komunitas di pelosok daerah yang sulit terjangkau. Dengan radio, kendala geografis bisa diatasi. Lebih efektif dan memaksimalkan jangkauan.<br />
Berbeda halnya jika membagi-bagikan Injil satu per satu ke daerah-daerah pedalaman. Akan lebih sulit dan tentu membutuhkan waktu dan biaya. Organisasinya, secara teliti, kemudian mendistribusikan peralatan radio kepada mereka yang dianggap berpotensi menyimak program radio FEBC.<em> &#8221;Kami tak hanya membagikan radio secara gratis, tapi kami juga selektif memberikannya hanya kepada mereka yang benar-benar tertarik dan membutuhkan,&#8221; </em>terang Harris.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, proyek Kristenisasi ini bukannya gratisan. Mereka rela mengeluarkan investasi tak sedikit demi mencapai tujuan mengkristenkan warga Asia. Dana yang mereka gelontorkan terbilang substantif untuk ukuran men-set up program saluran radio. FEBC menganggarkan 30 dolar AS untuk satu radio. Untuk 1.000 radio, jelas dibutuhkan 30 ribu dolar AS.<br />
Bukannya tanpa risiko mengadakan proyek penginjilan di daerah mayoritas Muslim dan Hindu yang berpopulasi 2.874.115.000 ini. Dengan alasan tersebut,<em> “&#8217;Kami mesti benar-benar berdoa bagi mereka yang menyalurkan dan menerimanya.” </em></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah orang-orang kafir itu gagal meraih ambisinya untuk memurtadkan umat Islam di Indonesia, melalui cara konfrontasi. Kini Proyek Isa untuk pemurtadan Muslim di Asia, menggunakan cara-cara lunak dan manusiawi, sebagai gaya baru untuk missi kristenisasi. Missi kuffar ini, membuktikan kebenaran ayat-ayat Allah Swt:<br />
<em>“Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk yang benar. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan dating kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Qs. Al-Baqarah, 2:120).<br />
</em></p>
<br />Posted in Politik  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uhansgrafis.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uhansgrafis.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uhansgrafis.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uhansgrafis.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uhansgrafis.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uhansgrafis.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uhansgrafis.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uhansgrafis.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uhansgrafis.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uhansgrafis.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uhansgrafis.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uhansgrafis.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uhansgrafis.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uhansgrafis.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=57&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/proyek-isa-pemurtadan-tanpa-kekerasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6210710d43e510293f42e3e52f75df6d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uhansgrafis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MASA DEPAN MASJIDIL HARAM</title>
		<link>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/masa-depan-masjidil-haram/</link>
		<comments>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/masa-depan-masjidil-haram/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 10:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uhansgrafis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tazkirah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uhansgrafis.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, pemerintah Indonesia mengakui, bahwa vaksi meningitis yang disuntikkan pada tubuh jamaah haji Indonesia terbuat dari enzim babi. Artinya, selama bertahun-tahun musim haji, tubuh ratusan ribu jamaah haji dan umrah dari Indonesia dicemari vaksin haram. Tapi, pemerintah Arab Saudi belum menunjukkan kepeduliannya, apakah akan mengganti vaksi haram itu dengan vaksin halal. Penguasa kerajaan petro dollar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=69&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em><img class="alignleft size-medium wp-image-75" title="Mekah" src="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/mekah1.jpg?w=300&#038;h=194" alt="Mekah" width="300" height="194" />Akhirnya, pemerintah Indonesia mengakui, bahwa vaksi meningitis yang disuntikkan pada tubuh jamaah haji Indonesia terbuat dari enzim babi. Artinya, selama bertahun-tahun musim haji, tubuh ratusan ribu jamaah haji dan umrah dari Indonesia dicemari vaksin haram. Tapi, pemerintah Arab Saudi belum menunjukkan kepeduliannya, apakah akan mengganti vaksi haram itu dengan vaksin halal. Penguasa kerajaan petro dollar itu sedang sibuk mendandani Makkah masa depan.<br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;">
MAKKAH AL MUKARRAMAH yang menyandang sebutan kota suci dan menjadi pusat ibadah haji umat Islam di seluruh dunia, ketenangan dan kekhusyuk-annya makin terkikis. Ka&#8217;bah yang terletak di tengah Masjid Haram dan menjadi kiblat sholat Muslim sedunia, semakin tenggelam oleh berdirinya gedung-gedung pencakar langit.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-69"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kota Makkah sedang menyongsong masa depan. Renovasi Masjid Al Haram sedang berlangsung spektakuler. Areal thwaf di sekitar Ka’bah ditutup dengan pelindung, puluhan apartemen pencakar langit sedang diselesaikan, hotel-hotel bintang lima sedang ditambahkan, mal-mal baru dikebut, jalur kereta cepat dari Jeddah dipersiapkan langsung sampai ke Al Haram. Monorel dibangun untuk menghubungkan jalur 3M (Makkah-Muzdalifah-Mina), kereta cepat dipersiapkan untuk menghubungkan Jedah-Makkah-Madinah.<br />
Bangunan-bangunan bersejarah dibongkar karena berbagai alasan pragmatis, bukan agamis. Namun, sebagian besar karena ingin menyesuaikan dengan kota-kota besar di dunia. Bahkan sekarang, tempat kelahiran Nabi SAW terancam dibongkar untuk perluasan tempat parkir. Sebelumnya, rumah kediaman Rasulullah pun sudah lebih dulu digusur. Padahal, disitulah Rasulullah Saw berulang-ulang menerima wahyu. Di tempat itu juga putra-putrinya dilahirkan serta meninggalnya ummul mukminin Khadijah ra.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan banyak lagi: terowongan, terminal, gedung parkir, plaza, eskalator perkotaan, pertamanan, semua serba baru. Dua tahun lagi, 2010, sebagian proyek raksasa itu diperkirakan selesai, dan pembangunan sempurna pada 2020.</p>
<p style="text-align:justify;">Penataan Makkah kali ini dilakukan secara total, terencana, dan tidak tambal sulam. Pembuatan konsep perencanaannya saja memerlukan biaya Rp 100 miliar. Kali ini, perubahan Makkah super modern, dirancang untuk memenuhi kebutuhan tiga ratus tahun ke depan. Kabarnya, seluruh arsitek dan ahli bangunan Timur Tengah di kumpulkan untuk melakukan rancang bangun kota suci Makkah.<br />
Tidak boleh ada sedikit pun yang menghambat. Bangunan yang masih baru pun harus dibongkar. Gunung batu yang keras diiris, dipotong, dan digali. Peninggalan sejarah tidak dipedulikan, sehingga situs-situs purbakala, peninggalan Islam dilenyapkan. Protes tidak dilayani, termasuk dari pemerintah Turki yang mempersoalkan dihancurkannya benteng Ajyad. Inilah benteng yang dibangun pada 1775 yang sangat berjasa dalam mempertahankan Kota Makkah. Yakni, benteng yang dibangun ketika Makkah masih di bawah pemerintahan Turki Otsmani.</p>
<p style="text-align:justify;">Pokoknya, apa pun yang berada di atas tanah seluas 23 hektare itu harus dikosongkan. Mulai Makkah Hotel, kanan kirinya sampai ke belakang. Kawasan ini mencakup wilayah Jabal (Gunung) Omar, berupa gunung batu yang sangat keras.<br />
Selama ini di lereng-lereng dan di atas gunung itu penuh dengan bangunan rumah, bila musim haji tiba sangat laris disewakan. Jamaah haji pun harus turun naik gunung ketika pergi atau pulang dari masjid. Tentu juga harus melewati lorong-lorong kecil yang menanjak dan menikung.</p>
<p style="text-align:justify;">Semua bangunan itu sudah digusur sejak empat tahun lalu. Di situlah akan dibangun perumahaan modern, berupa apartemen pencakar langit sebanyak 40 tower (menara). Menara-menara itu dijajar kiri kanan dalam posisi seperti setengah melingkar. Di antara dua jajaran tower itulah disediakan ruang kosong yang bisa dipakai shalat untuk 200.000 orang. Pengeras suara tersambung dengan pengeras suara Masjid Al Haram.</p>
<p style="text-align:justify;">Di areal ini juga dibangun pertokoan, termasuk show room. Sekitar 4.500 toko tersedia di situ, juga 3.000 show room. Kendaraan yang bisa ditampung mencapai 12.000 unit, satu penambahan yang luar biasa dibanding tempat parkir sekarang yang hanya muat 570 mobil. Di ujung superblok ini dibangun satu &#8220;pintu gerbang&#8221; berwujud gedung pencakar langit kembar, seperti di Kuala Lumpur, masing-masing 50 tingkat.</p>
<p style="text-align:justify;">Bila rencana kawasan 23 hektare ini sudah selesai, maka berada di plaza ini akan merasakan sensasi religius luar biasa. Menghadap dan memandang ke kebagungan Masjid Al Haram yang letaknya agak di bawah sana. Bila malam tiba, tentu lebih menakjubkan karena pencahayaan lampunya yang seperti tanpa batas. Proyek Jabal Omar, mungkin terasa lebih menjulang daripada Masjidil Haram. Namun, karena desainnya yang menjadi satu kesatuan, tidak akan ada kesan pembandingan seperti itu. Jabal Omar juga bisa disebut bagian dari Masjid Al Haram.</p>
<p style="text-align:justify;">Seluruh biaya untuk membangun kawasan 23 hektar ini saja sekira Rp 250 triliun. Yang membangun adalah perusahaan swasta bernama Jabal Omar Development Company (JODC). Untuk merealisasikan proyek ini, perusahaan itu langsung go public di bursa saham Arab Saudi.</p>
<p style="text-align:justify;">Waktu masuk pasar modal, yang menjadi underwriter adalah sebuah anak perusahaan bank swasta setempat, Al Bilad. Auditornya adalah perusahaan keuangan Amerika Serikat, Ernst &amp; Young. Sebanyak 30 persen saham perusahaan ini dilepas di pasar modal. Sisanya milik beberapa pengusaha terkemuka, seperti Abdul Rahman Faqeeh dan Bin Laden.</p>
<p style="text-align:justify;">Faqeeh juga dikenal sebagai pengusaha pertama dan terbesar yang bergerak di bidang rumah potong hewan dan ayam. Belum lama ini Faqeeh membangun rumah potong ayam besar-besaran. Empat buah sekaligus di empat kota. Ini karena ada aturan baru di Arab Saudi (bahasa Mandarinnya: shada alabo) tidak boleh lagi mengangkut ayam hidup dari satu kota ke kota lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski harus berhenti selama musim haji hari-hari ini, proyek Jabal Omar benar-benar dikebut. Kontraktor readymix-nya, misalnya, sampai harus membangun dua pabrik pencampur semen sekaligus, khusus untuk melayani satu proyek ini saja. Maklum, proyek ini sehari saja memakan semen yang sudah diaduk kerikil 11.000 ton. Sang kontraktor juga harus mampu mengirim semen adukan itu secara konstan 24 bulan penuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentu bisa dibayangkan, dengan wajah Makkah yang baru seperti itu. Apakah masih akan ada tempat bagi orang-orang dari Indonesia yang selama ini naik haji sambil berjualan nasi bungkus dari satu pondokan ke pondokan yang lain. Dan, kalau monorel 3M sudah berjalan, bagaimana nasib para penjual teh susu atau kopi di sepanjang jalan yang menghubungkan tiga wilayah itu, yang umumnya juga dari Indonesia?</p>
<p style="text-align:justify;">Juga tidak tahu lagi di mana tempat para pedagang kaki lima yang selama ini menawarkan barang apa saja dengan berteriak: fatimah, khamsah real, khamsa real! (Ibu, lima riyal, Ibu lima riyal!).(arb/s.med) dikutip Oleh SuaraMedi.com<br />
<img class="alignleft size-medium wp-image-73" title="las vegas mekah" src="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/las-vegas-mekah1.jpg?w=249&#038;h=300" alt="las vegas mekah" width="249" height="300" /><br />
<strong><br />
Las Vegas Timur Tengah</strong><br />
“Makkah sekarang sudah seperti Las Vegas,” begitulah pernyataan yang dilontarkan Ali al-Ahmad, direktur Institute for Gulf Affairs-lembaga riset oposisi Saudi- yang berbasis di Washington, melihat perkembangan kota suci Makkah saat ini.<br />
Menurutnya, perkembangan kota Makkah sekarang adalah sebuah bencana. &#8220;Hal ini akan memberikan pengaruh buruk bagi umat Islam. Ketika mereka ke Makkah mereka tidak punya perasaan apapun, tidak ada keunikan lagi. Apa yang anda lihat cuma semen dan kaca, &#8221; ujar Ahmad serius.</p>
<p style="text-align:justify;">Ahmad cukup beralasan melontarkan pernyataannya itu, karena kota Makkah saat ini makin penuh dengan bangunan-bangunan tinggi mulai dari hotel, pusat perbelanjaan dan toko-toko besar yang menjual produk Barat. Sebut saja kedai kopi Starbucks, Cartier and Tiffany, H&amp;M dan Topshop</p>
<p style="text-align:justify;">Pusat perbelanjaan Abraj Al-Bait ( http://www.abrajalbait.com/ ), salah satu mall terbesar di Saudi yang baru dibuka menjelang musim haji bulan Desember 2006 kemarin, nampak megah dengan monitor-monitor televisi flat, cahaya lampu-lampu neon, dengan pusat hiburan, resto-resto cepat saji, bahkan toko pakaian dalam.</p>
<p style="text-align:justify;">Pusat perbelanjaan itu, nantinya juga akan dilengkapi dengan kompleks hotel yang menjulang tinggi. Bahkan kompleks bangunan yang rencananya selesai tahun 2009 nanti, akan menjadi gedung tertinggi ketujuh di seluruh dunia, dilengkapi dengan fasilitas rumah sakit dan tempat sholat yang luas.</p>
<p style="text-align:justify;">Seluruh pegunungan di dekat Jabal Omar, kini sudah diratakan. Di lokasi itu juga akan dibangun kompleks hotel dan lebih dari 130 gedung-gedung tinggi baru.<br />
“Ini adalah akhir dari Makkah,” kata Irfan Ahmad dari London, pendiri Islamic Heritage Foundation, yang secara khusus aktivitasnya mempertahankan peninggalan-peninggalan bersejarah di Makkah, Madinah dan tempat-tempat lainnya di Arab Saudi.<br />
&#8220;Sebelumnya, bahkan pada masa Ustmani, tak satu pun gedung-gedung di Makkah yang tingginya melebihi tinggi Masjid Haram. Sekarang, banyak gedung yang lebih tinggi dari Masjid Haram dan tidak menghormati keberadaan masjid itu, &#8221; tukas Irfan.<br />
Uang, tentu saja menjadi motivasi utama boomingnya gedung-gedung tinggi di Makkah. Karena setiap tahun, kota itu dibanjiri oleh para jamaah haji. Papan-papan iklan di sepanjang jalan menuju Makkah, seolah menjadi daya tarik bagi para investor yang mencari keuntungan dari usaha penginapan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejumlah organisasi Islam mengatakan, berdirinya gedung-gedung megah di kota Makkah, juga dilatarbelakangi motif agama. Mereka menuding pemerintah Saudi mengizinkan kelompok konservatif untuk menghancurkan tempat-tempat bersejarah dengan alasan khawatir tempat itu justeru disembah-sembah oleh para pengunjung.</p>
<p style="text-align:justify;">Ahmad dari Islamic Heritage Foundation mengaku punya kalatog lebih dari 300 tempat-tempat bersejarah di Arab Saudi, termasuk pemakaman dan masjid-masjid. Ia mengatakan, sebuah rumah tempat Nabi Muhammad dilahirkan dihancurkan untuk membangun tempat kamar mandi.</p>
<p style="text-align:justify;">“Sama sekali tidak menghormati Kabah, tidak menghormati rumah Tuhan atau lingkungan dari tempat-tempat bersejarah itu,” kata Sami Angawi, seorang arsitek Saudi yang ingin mempertahankan peninggalan bersejarah di Makkah.<br />
“Padahal, memotong pohon saja seharusnya tidak boleh dilakukan di kota ini,” sambungnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemajuan kadang memang harus dibayar mahal. Bahkan pasar malam, di mana para jamaah bisa menjual barang-barang yang dibawanya, kini sudah tidak ada lagi. Begitu juga dengan keluarga-keluarga di Makkah yang biasa menyambut para jamaah haji, sudah tidak terlihat lagi sejak rumah-rumah mereka digusur untuk perluasan Masjidil Haram di era tahun 1970-an.</p>
<p style="text-align:justify;">Angawi kini berusaha melakukan pendekatan pada kerajaan Arab Saudi agar memberi perhatian besar atas penghancuran tempat-tempat bersejarah. Ahmad melobi pemerintah-pemerintah negara Asia dan Arab untuk menghentikan penghancuran yang dilakukan pemerintah Saudi. Kedua tokoh ini menyayangkan kurangnya kepedulian umat Islam atas isu-isu ini. Kepentingan bisnis dan uang mengalahkan segala-galanya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Makkah tidak belum pernah berubah seperti sekarang ini. Apa yang anda lihat sekarang baru 10 persennya saja dari apa yang sudah direncanakan, yang akan jauh lebih buruk lagi, &#8221; kata Angawi risau. (arb/s.med/dikutip dari berbagai sumber)</p>
<br />Posted in Tazkirah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uhansgrafis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uhansgrafis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uhansgrafis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uhansgrafis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uhansgrafis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uhansgrafis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uhansgrafis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uhansgrafis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uhansgrafis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uhansgrafis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uhansgrafis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uhansgrafis.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uhansgrafis.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uhansgrafis.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=69&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/masa-depan-masjidil-haram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6210710d43e510293f42e3e52f75df6d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uhansgrafis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/mekah1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mekah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/las-vegas-mekah1.jpg?w=249" medium="image">
			<media:title type="html">las vegas mekah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PIDATO PRESIDEN BARACK OBAMA</title>
		<link>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/pidato-presiden-barack-obama/</link>
		<comments>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/pidato-presiden-barack-obama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 10:10:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uhansgrafis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uhansgrafis.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[PERMULAAN YANG BARU Sosok Barrack Hussein Obama, yang lahir di Honolulu, Hawai pada 4 Agustus 1961, dinilai fenomenal. Ayahnya bernama Barrack Hussein berasal dari Kenya, sedang ibunya bernama Ann Dunham dari Amerika. Kedua orang tuanya bercerai ketika dia masih berumur 2 tahun. Kemudian ikut ibunya tinggal selama 4 tahun di Jakarta, setelah menikah lagi dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=65&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>PERMULAAN YANG BARU</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-67" title="obama" src="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/obama.jpg?w=177&#038;h=191" alt="obama" width="177" height="191" /><em>Sosok Barrack Hussein Obama, yang lahir di Honolulu, Hawai pada 4 Agustus 1961, dinilai fenomenal. Ayahnya bernama Barrack Hussein berasal dari Kenya, sedang ibunya bernama Ann Dunham dari Amerika. Kedua orang tuanya bercerai ketika dia masih berumur 2 tahun. Kemudian ikut ibunya tinggal selama 4 tahun di Jakarta, setelah menikah lagi dengan warga Indonesia Lolo Soetoro, seorang warga Indonesia. Pada 2008 Barrack Obama dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat. Dan pada 4 Juni 2009, Obama memenuhi janjinya pada dunia Islam. Presiden Amerika Serikat Barack Obama itu berpidato di Universitas Kairo (Cairo University, dimulai Pukul 13.10 waktu setempat dan berakhir pada Pukul 14.05. </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Sebagai presiden AS, dia adalah salah seorang penentu kebijakan luar negeri AS. Namun, Obama bukanlah Amerika, dan Amerika bukan Obama. Buktinya, Kongres AS menolak pengajuan dana dari Presiden Obama untuk membiayai penutupan penjara AS di Guantanamo. Inilah agaknya yang membuat banyak orang sinis terhadap ajakan “Jalan baru perdamaian Amerika-Islam” yang disampaikan dalam pidatonya. </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span id="more-65"></span><br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Pesan yang saya harap dapat saya sampaikan adalah bahwa demokrasi, supremasi hukum, kebebasan berbicara, kebebasan beragama, bukan hanya prinsip-prinsip yang harus diimplementasikan kepada mereka oleh dunia Barat. Tetapi saya percaya prinsip-prinsip tersebut bersifat universal yang dapat dirangkul dan ditegaskan sebagai bagian dari identitas nasional negara-negara Islam,” kata Obama berobsesi.</em></p>
<p style="text-align:justify;">SAYA merasa terhormat untuk berada di Kota Kairo yang tak lekang oleh waktu, dan dijamu oleh dua institusi yang luar biasa. Selama lebih seribu tahun, Al Azhar telah menjadi ujung tombak pembelajaran Islam, dan selama lebih seabad, Universitas Kairo telah menjadi sumber kemajuan Mesir. Bersama, anda mewakili keselarasan antara tradisi dan kemajuan. Saya berterima kasih atas keramahan anda, dan keramahan rakyat Mesir. Dan saya juga bangga untuk membawa bersama saya niat baik rakyat Amerika, dan salam perdamaian dari warga Muslim di negara saya: “Assalamu’alaikum”.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita bertemu pada saat ada ketegangan besar antara Amerika Serikat dan warga Muslim seluruh dunia – ketegangan yang berakar pada kekuatan-kekuatan sejarah yang melampaui setiap perdebatan kebijakan yang kini berlangsung. Hubungan antara Islam dan Barat selama ini mencakup berabad-abad koeksistensi dan kerja sama, tapi juga konflik dan perang-perang bernuansa agama. Akhir-akhir ini, ketegangan muncul akibat kolonialisme yang menyangkal hak dan peluang bagi banyak warga Muslim, serta sebuah Perang Dingin yang membuat banyak negara dengan mayoritas penduduk Muslim diperlakukan sebagai boneka tanpa mengacuhkan aspirasi mereka sendiri. Lebih jauh lagi, perubahan besar yang dibawa modernitas dan globalisasi membuat banyak Muslim menilai Barat bersikap memusuhi tradisi Islam. Kalangan ekstrimis yang keras telah mengeksploitasi ketegangan-ketegangan yang ada dalam segmen kecil namun merupakan minoritas kuat di kalangan Muslim ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Serangan pada tanggal 11 September 2001 dan upaya berkelanjutan dari kalangan ekstrimis ini untuk menyerang warga sipil telah membuat sebagian kalangan di negara saya untuk menilai Islam tidak saja memusuhi Amerika dan negara-negara Barat, tapi juga hak asasi manusia. Semua ini telah memupuk rasa takut dan lebih banyak rasa tidak percaya. Selama hubungan kita ditentukan oleh perbedaan-perbedaan kita, kita akan memperkuat mereka yang menyebarkan kebencian bukan perdamaian, mereka yang mempromosikan konflik bukan kerja sama yang dapat membantu semua rakyat kita mencapai keadilan dan kemakmuran. Lingkaran kecurigaan dan permusuhan ini harus kita akhiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya datang ke Kairo untuk mencari sebuah awal baru antara Amerika Serikat dan Muslim diseluruh dunia, berdasarkan kepentingan bersama dan rasa saling menghormati – dan didasarkan kenyataan bahwa Amerika dan Islam tidaklah eksklusif satu sama lain, dan tidak perlu bersaing. Justru keduanya bertemu dan berbagi prinsip-prinsip yang sama –yaitu prinsip-prinsip keadilan dan kemajuan; toleransi dan martabat semua umat manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya mengakui bahwa perubahan tidak dapat terjadi dalam semalam. Saya tahu sudah banyak pemberitaan mengenai pidato ini, tetapi tidak ada satu pidato tunggal yang mampu menghapus ketidakpercayaan yang terpupuk selama bertahun-tahun, dan saya pun tidak mampu dalam waktu yang saya miliki siang ini menjawab semua pertanyaan rumit yang membawa kita ke titik ini. Tapi saya percaya bahwa supaya kita bisa melangkah maju, kita harus secara terbuka mengatakan kepada satu sama lain hal-hal yang ada dalam hati kita, dan yang seringkali hanya diungkapkan di belakang pintu tertutup. Harus ada upaya yang terus menerus dilakukan untuk mendengarkan satu sama lain; untuk belajar dari satu sama lain; untuk saling menghormati, dan untuk mencari persamaan. Sebagaimana kitab suci Al Qur’an mengatakan, “Ingatlah kepada Allah dan bicaralah selalu tentang kebenaran.”</p>
<p style="text-align:justify;">Ini yang saya akan coba lakukan hari ini –untuk berbicara tentang kebenaran sebaik kemampuan saya, dengan direndahkan hati oleh tugas di depan kita, dan dengan keyakinan bahwa kepentingan yang sama-sama kita miliki sebagai umat manusia jauh lebih kuat daripada kekuatan-kekuatan yang memisahkan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, sebagian dari keyakinan ini berakar dari pengalaman saya pribadi. Saya penganut Kristiani, tapi ayah saya berasal dari keluarga asal Kenya yang mencakup sejumlah generasi penganut Muslim. Sewaktu kecil, saya tinggal beberapa tahun di Indonesia dan mendengar lantunan adzan di waktu shubuh dan maghrib. Ketika pemuda, saya bekerja di komunitas-komunitas kota Chicago yang banyak anggotanya menemukan martabat dan kedamaian dalam keimanan Islam mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai pelajar sejarah, saya juga mengetahui peradaban berhutang besar terhadap Islam. Adalah Islam –di tempat-tempat seperti Universitas Al-Azhar– yang mengusung lentera ilmu selama berabad-abad, dan membuka jalan bagi era Kebangkitan Kembali dan era Pencerahan di Eropa. Adalah inovasi dalam masyarakat Muslim –  yang mengembangkan urutan aljabar; kompas magnet dan alat navigasi; keahlian dalam menggunakan pena dan percetakan; dan pemahaman mengenai penularan penyakit serta pengobatannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Budaya Islam telah memberikan kita gerbang-gerbang yang megah dan puncak-puncak menara yang menjunjung tinggi; puisi-puisi yang tak lekang oleh waktu dan musik yang dihargai; kaligrafi yang anggun dan tempat-tempat untuk melakukan kontemplasi secara damai. Dan sepanjang sejarah, Islam telah menunjukkan melalui kata-kata dan perbuatan bahwa toleransi beragama dan persamaan ras adalah hal-hal yang mungkin. – . Saya juga tahu bahwa Islam selalu menjadi bagian dari riwayat Amerika. Negara pertama yang mengakui negara saya adalah Maroko. Saat menandatangani Perjanjian Tripoli pada tahun 1796, presiden kedua kami John Adams menulis, “Amerika Serikat tidaklah memiliki karakter bermusuhan dengan hukum, agama, maupun ketentraman umat Muslim.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sejak berdirinya negara kami, umat Muslim Amerika telah memperkaya Amerika Serikat. Mereka telah berjuang dalam perang-perang kami, bekerja dalam pemerintahan, memperjuangkan hak-hak sipil, mengajar di perguruan-perguruan tinggi kami, unggul dalam arena-arena olah raga kami, memenangkan hadiah nobel, membangun gedung-gedung kami yang tertinggi, dan menyalakan obor olimpiade. Dan ketika warga Muslim-Amerika pertama terpilih sebagai anggota Kongres belum lama ini, ia mengambil sumpah untuk membela Konstitusi kami dengan menggunakan Al Quran yang disimpan oleh salah seorang Bapak Pendiri kami, Thomas Jefferson, di perpustakaan pribadinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, saya telah mengenal Islam di tiga benua sebelum datang ke kawasan tempat agama ini pertama kali diturunkan. Pengalaman tersebut memandu keyakinan saya bahwa kemitraan antara Amerika dan Islam harus didasarkan pada apakah Islam itu, bukan pada apakah yang bukan Islam. Dan saya menganggap ini adalah bagian dari tanggung jawab saya sebagai Presiden Amerika Serikat untuk memerangi stereotip negatif tentang Islam di mana pun munculnya. Tapi prinsip yang sama harus diterapkan pada persepsi tentang Amerika.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti halnya umat Muslim tidak sesuai dengan stereotip yang mentah, Amerika juga bukan stereotip mentah tentang sebuah kerajaan yang hanya punya kepentingan sendiri. Amerika Serikat telah menjadi salah satu sumber kemajuan terbesar yang dikenali dunia. Kami lahir akibat revolusi melawan sebuah kerajaan. Kami didirikan berdasarkan sebuah ide bahwa semua orang diciptakan sama, dan kami telah menumpahkan darah dan berjuang selama berabad-abad untuk memberikan arti kepada kata-kata tersebut –di dalam batas negara kami, dan di sekeliling dunia. Kami terbentuk oleh setiap budaya, yang datang dari setiap sudut bumi, dan berdedikasi pada sebuah konsep sederhana: E pluribus unum, “dari banyak menjadi satu”.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak yang telah dikatakan mengenai fakta bahwa seorang Amerika keturunan Afrika dengan nama Barack Hussein Obama dapat terpilih sebagai presiden. Tapi kisah pribadi saya bukanlah sesuatu yang unik. Mimpi akan kesempatan bagi semua belumlah terwujud bagi setiap orang di Amerika, tapi janji itu diberikan bagi semua yang datang ke pantai kami –termasuk hampir tujuh juta warga Muslim Amerika di Negara kami saat ini yang memiliki pendapatan dan pendidikan lebih tinggi dari rata-rata. Lebih jauh lagi, kebebasan di Amerika tidaklah terpisahkan dari kebebasan memraktikkan agama. Itu sebabnya ada Masjid di setiap Negara bagian di negeri kami, dan ada lebih dari 1200 Masjid di dalam batas Negara kami. Itu sebabnya pemerintah Amerika telah maju ke pengadilan untuk membela hak wanita dan anak perempuan mengenakan hijab, dan untuk menghukum mereka yang mengingkarinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi janganlah ada keraguan: Islam adalah bagian dari Amerika. Dan saya percaya bahwa Amerika memegang kebenaran dalam dirinya bahwa terlepas dari ras, agama, dan posisi dalam hidup, kita semua memiliki aspirasi yang sama –untuk hidup dalam damai dan keamanan; untuk memperoleh pendidikan dan untuk bekerja dengan martabat; untuk mengasihi keluarga kita, masyarakat kita, dan Tuhan kita. Ini adalah hal-hal yang sama-sama kita yakini. Ini adalah harapan dari semua kemanusiaan. Tentu saja, mengenali persamaan kemanusiaan kita hanyalah awal dari tugas kita. Justru ini adalah sebuah awal. Kata-kata saja tidak dapat memenuhi kebutuhan rakyat kita. Kebutuhan-kebutuhan itu baru terpenuhi jika kita bertindak berani di tahun-tahun mendatang. Dan kita harus bertindak dengan pemahaman bahwa tantangan-tantangan yang kita hadapi adalah tantangan bersama, dan kegagalan kita mengatasinya akan merugikan kita semua. Karena kita telah belajar dari pengalaman baru-baru ini, bahwa ketika sistem keuangan melemah di satu negara, kemakmuran di mana pun ikut dirugikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika jenis flu baru menulari satu orang, semua terkena risiko. Ketika satu negara membangun senjata nuklir, risiko serangan nuklir bagi semua negara ikut naik. Ketika kelompok ekstrim keras beroperasi di satu rangkaian pegunungan, rakyat di seberang samudera pun ikut menghadapi bahaya. Dan ketika mereka yang tak bersalah di Bosnia dan Darfur dibantai, itu menjadi noda dalam nurani kita bersama. Itulah artinya berbagi dunia di abad ke-21. Inilah tanggung jawab kita kepada satu sama lain sebagai umat manusia. Dan ini adalah tanggung jawab yang sulit diemban. Karena sejarah manusia telah merekam berbagai bangsa dan suku yang mencoba menaklukkan satu sama lain demi kepentingan sendiri. Tapi di era baru ini, sikap seperti itu justru akan mengalahkan diri sendiri. Karena saling ketergantungan kita, setiap tatanan dunia yang mengangkat satu bangsa atau sekelompok orang lebih tinggi dari yang lain pada akhirnya akan gagal. Jadi apa pun pikiran kita mengenai masa lalu, kita tidak boleh terperangkap olehnya. Masalah-masalah kita harus ditangani dengan kemitraan; kemajuan harus dibagi bersama.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, itu tidak berarti kita tidak mengindahkan sumber-sumber ketegangan. Justru yang disarankan adalah sebaliknya: kita harus menghadapi ketegangan-ketegangan ini secara langsung. Dan dalam semangat ini, saya akan berbicara sejelas dan segamblang mungkin mengenai isu-isu spesifik yang saya percaya akhirnya harus kita hadapi bersama.</p>
<p style="text-align:justify;">Isu Pertama, Ekstrimisme Islam dalam segala wujudnya : Di Ankara, saya telah menjelaskan bahwa Amerika tidak sedang –dan tidak akan pernah– berperang dengan Islam. Kami akan, meski demikian, tak lelah-lelahnya melawan kelompok ekstrim keras yang mengancam serius keamanan kami. Karena kami menolak apa yang juga ditolak oleh semua orang beragama: yaitu pembunuhan laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang tidak bersalah. Dan adalah tugas saya yang pertama sebagai Presiden untuk melindungi rakyat Amerika.</p>
<p style="text-align:justify;">Situasi di Afghanistan mendemonstrasikan sasaran-sasaran Amerika dan kebutuhan kita untuk bekerja sama. Lebih tujuh tahun lalu, Amerika Serikat mengejar Al Qaida dan Taliban dengan dukungan internasional yang luas. Kami tidak melakukannya karena ada pilihan, kami melakukannya karena perlu. Saya sadar bahwa sejumlah orang mempertanyakan atau membenarkan peristiwa serangan 11 September. Tapi mari kita perjelas: Al Qaida membunuh hampir 3000 orang pada hari itu. Para korban adalah kaum pria, wanita, dan anak-anak yang tidak bersalah dari Amerika dan banyak negara lain yang tidak berbuat apa-apa untuk melukai orang lain. Tapi Al Qaida memilih untuk dengan kejam membunuh mereka, mengklaim pujian atas serangan tersebut, dan bahkan sekarang menyatakan tekad mereka untuk membunuh lagi dalam skala sangat besar. Mereka  memiliki kaki tangan di banyak negara dan sedang mencoba untuk memperluas jangkauan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini bukan opini yang dapat diperdebatkan. Ini adalah fakta yang harus dihadapi. Janganlah salah paham: kami tidak menginginkan tentara kami di Afghanistan. Kami tidak berencana mendirikan basis militer di sana. Sangat menyakitkan bagi Amerika untuk kehilangan nyawa banyak warga pria dan wanita kami. Adalah mahal dan sulit secara politik untuk melanjutkan konflik ini. Kami dengan senang hati akan memulangkan setiap tentara kami jika kami bisa yakin bahwa tidak ada kaum ekstrimis keras di Afghanistan dan Pakistan yang bertekad membunuh sebanyak mungkin orang Amerika sebisa mereka. Tetapi hal itu bukanlah kenyataan yang ada sekarang. Itulah sebabnya kami bermitra dengan koalisi 46 negara. Dan meski biayanya besar, niat Amerika tidak akan melemah. Tak satu pun dari kita yang seharusnya menoleransi kaum ekstrimis seperti ini. Mereka telah membunuh di banyak negara. Mereka telah membunuh orang dari beragam agama –lebih dari yang lain, mereka telah membunuh umat Muslim. Tindakan-tindakan mereka sangat bertentangan dengan hak umat manusia, kemajuan bangsa-bangsa, dan dengan Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Kitab suci Al Quran mengajarkan bahwa, “siapa yang membunuh orang tak bersalah, maka ia seperti telah membunuh semua umat manusia; dan siapa yang menyelamatkan satu orang; maka ia telah menyelamatkan semua umat manusia.” Iman indah yang diyakini oleh lebih semiliar orang sungguh lebih besar daripada kebencian sempit sekelompok orang. Islam bukanlah bagian dari masalah dalam memerangi ekstrimisme keras. Islam haruslah menjadi bagian penting dari penggalakan perdamaian. Kami juga tahu bahwa kekuatan militer saja tidak akan memecahkan masalah di Afghanistan dan Pakistan. Itu sebabnya kami berencana untuk menanam investasi sebesar 1,5 miliar dolar setiap tahun selama lima tahun ke depan untuk bermitra dengan warga Pakistan membangun sekolah, rumah sakit, jalan-jalan, dan usaha, dan ratusan juta untuk membantu mereka yang telah kehilangan tempat tinggal. Dan itu sebabnya kami menyediakan lebih dari 2.8 miliar dolar untuk membantu rakyat Afghanistan membangun ekonomi mereka dan menyediakan jasa-jasa yang dibutuhkan masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kini saya akan berbicara tentang masalah Irak. Tidak seperti Afghanistan, Irak adalah perang karena pilihan yang telah menimbulkan perbedaan-perbedaan kuat di negara saya dan di dunia. Meski saya percaya bahwa rakyat Irak pada akhirnya lebih baik tanpa tirani Saddam Hussein, saya juga percaya bahwa peristiwa-peristiwa di Irak telah mengingatkan Amerika tentang perlunya menggunakan diplomasi dan membangun konsensus untuk mengatasi masalah-masalah kita kapan pun memungkinkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita bahkan dapat mengingat kata-kata salah seorang presiden terbesar kami, Thomas Jefferson, yang mengatakan: “Saya berharap kebijakan kita akan bertambah sejalan dengan kekuatan kita, dan mengajarkan kita bahwa semakin sedikit kita menggunakan kekuatan, justru semakin besar kekuatan itu.”</p>
<p style="text-align:justify;">Hari ini Amerika memiliki dua tanggung jawab: yaitu untuk membantu Irak membangun masa depan yang lebih baik, dan untuk menyerahkan Irak ke tangan rakyat Irak. Saya telah menjelaskan kepada warga Irak bahwa kami tidak berencana mendirikan basis di sana, dan tidak mengklaim baik teritori maupun sumber daya mereka. Kedaulatan Irak ada di tangan mereka sendiri. Itu sebabnya saya memerintahkan pencabutan brigade-brigade tempur kami sampai bulan Agustus mendatang. Kami akan menghormati kesepakatan kami dengan pemerintah Irak yang terpilih secara demokratis untuk menarik pasukan tempur dari kota-kota Irak pada Juli mendatang, dan untuk memulangkan semua tentara kami dari Irak pada tahun 2012. Kami akan membantu Irak melatih tentara keamanan dan membangun ekonominya. Tapi kami akan mendukung Irak yang aman dan bersatu sebagai mitra, dan tidak pernah sebagai pelindung.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan akhirnya, seperti halnya Amerika tidak pernah bisa menoleransi kekerasan oleh kaum ekstrimis, kami tidak pernah boleh mengompromikan prinsip-prinsip kami. Serangan 11 September adalah trauma besar bagi negara kami. Rasa takut dan marah yang muncul karenanya bisa dipahami, tapi dalam sejumlah kasus, itu telah membuat kami bertindak berlawanan dengan pemikiran-pemikiran kami. Kami sedang mengambil langkah-langkah konkret untuk mengubah arah. Saya telah sepenuhnya melarang praktik penyiksaan oleh Amerika Serikat, dan saya telah memerintahkan penutupan penjara di Teluk Guantanamo awal tahun depan. Jadi Amerika akan membela diri, dengan menghormati kedaulatan bangsa-bangsa dan aturan hukum. Dan kami akan melakukannya dalam kemitraan dengan masyarakat-masyarakat Muslim yang juga terancam. Semakin cepat kaum ekstrimis diisolasi dan diusir dari dalam masyarakat-masyarakat Muslim, semakin cepat kita semua akan menjadi selamat.</p>
<p style="text-align:justify;">Isu Kedua, Israel dan Palestina : Sumber ketegangan besar yang kedua yang perlu kita diskusikan adalah situasi antara warga Israel, Palestina, dan dunia Arab. Ikatan yang kuat antara Amerika dan Israel telah banyak diketahui. Ikatan ini tidak dapat dipatahkan. Ini lahir berdasarkan ikatan budaya dan sejarah, serta pengakuan bahwa aspirasi atas sebuah tanah air Yahudi berakar dari sebuah sejarah tragis yang tidak bisa diingkari. Di seantero dunia, kaum Yahudi telah ditindas selama berabad-abad, dan anti-semitisme di Eropa memuncak dalam peristiwa Holocaust yang tidak pernah ada sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Besok saya akan mengunjungi Buchenwald yang menjadi bagian dari jaringan kamp-kamp tempat kaum Yahudi diperbudak, disiksa, ditembak, dan digas hingga tewas oleh Third Reich. Enam juta orang Yahudi terbunuh –lebih banyak dari seluruh populasi Yahudi di Israel hari ini. Mengingkari fakta tersebut adalah tidak berdasar, bodoh, dan penuh kebencian. Mengancam Israel dengan penghancuran –atau mengulangi stereotip keji tentang umat Yahudi– sungguh sangat salah dan hanya akan membangkitkan kembali ingatan yang terperih di benak umat Yahudi, sembari mencegah perdamaian yang patut dimiliki rakyat di  kawasan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sisi lain, tidak bisa diingkari bahwa rakyat Palestina –baik Muslim maupun Kristen– telah menderita dalam perjuangan memperoleh tanah air. Lebih dari enam puluh tahun, mereka telah merasakan sakitnya tidak memiliki tempat tinggal. Banyak yang menunggu di kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat, Gaza, dan tanah-tanah tetangga untuk sebuah kehidupan yang damai dan aman yang belum pernah mereka jalani. Mereka menerima hinaan setiap hari –besar dan kecil– yang hadir bersama pendudukan. Jadi janganlah ada keraguan: situasi yang dihadapi rakyat Palestina tidaklah dapat ditoleransi.</p>
<p style="text-align:justify;">Amerika tidak akan bersikap tidak acuh terhadap aspirasi sah Palestina atas martabat, kesempatan, dan sebuah negara milik mereka sendiri. Selama beberapa dekade, yang ada hanyalah jalan buntu: Dua rakyat dengan aspirasi yang sah, masing-masing memiliki sejarah menyakitkan yang membuat kompromi sulit dilakukan. Adalah mudah untuk menuding –rakyat Palestina menuding hilangnya tempat tinggal akibat berdirinya negara Israel, dan rakyat Israel menuding permusuhan yang terus menerus dan serangan dari dalam batas negaranya sendiri, dan dari luar sepanjang sejarah negara tersebut. Tapi jika kita melihat konflik ini hanya dari satu sisi mana pun, maka kita akan dibutakan dari kebenaran: satu-satunya resolusi adalah aspirasi kedua pihak diwujudkan melalui dua negara, di mana rakyat Israel dan Palestina masing-masing hidup dalam damai dan keamanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini adalah kepentingan Israel, kepentingan Palestina, dan kepentingan Amerika. Itu sebabnya saya berniat untuk secara pribadi mengejar hasil ini, dengan segala kesabaran yang dituntut oleh tugas ini. Kewajiban-kewajiban yang telah disepakati pihak-pihak menurut Peta Jalan telah jelas. Supaya perdamaian terwujud, waktunya bagi mereka –dan bagi kita semua– untuk melakukan tanggung jawab kita. Warga Palestina harus meninggalkan kekerasan. Perlawanan lewat kekerasan dan pembunuhan adalah salah dan tidak akan berhasil (?).</p>
<p style="text-align:justify;">Selama berabad-abad, rakyat kulit hitam di Amerika menderita hentakan pecut sebagai budak dan penghinaan akibat pemisahan berdasarkan warna kulit. Tetapi bukan kekerasan yang memenangkan hak-hak persamaan sepenuhnya. Sebuah tuntutan damai namun penuh tekad bagi realisasi kondisi ideal yang merupakan inti dari pendirian Amerika. Kisah sama ini juga diceritakan oleh rakyat mulai dari Afrika Selatan sampai Asia Selatan; dari Eropa Timur sampai Indonesia. Sebuah kisah yang mengandung kebenaran yang sederhana: bahwa kekerasan merupakan sebuah jalan buntu. Bukanlah sebuah tanda keberanian atau kekuasaan kalau menembak roket ke anak-anak yang sedang tidur, atau meledakkan perempuan tua di dalam bis. Itu bukanlah cara untuk mengklaim moralitas; namun itu merupakan cara untuk menghilangkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kini waktunya untuk warga Palestina memusatkan perhatian kepada apa yang bisa mereka bangun. Penguasa Palestina harus mengembangkan kemampuan untuk memerintah, dengan institusi yang melayani kebutuhan rakyatnya. Hamas memiliki dukungan di sebagian kalangan rakyat Palestina, tetapi mereka juga punya tanggung jawab. Guna memainkan peran yang memenuhi aspirasi rakyat Palestina, dan untuk mempersatukan rakyat Palestina, Hamas harus mengakhiri kekerasan, menghormati persetujuan di masa lalu dan mengakui hak eksistensi Israel. Secara bersamaan, rakyat Israel harus mengakui bahwa sebagaimana hak Israel untuk eksis tidak bisa dibantah, demikian pula halnya dengan hak Palestina.</p>
<p style="text-align:justify;">Amerika Serikat tidak menerima keabsahan dari mereka yang berniat melenyapkan Israel ke dalam laut, tetapi kami juga tidak menerima keabsahan dari penerusan pembangunan pemukiman Yahudi. Pekerjaan konstruksi ini melanggar persetujuan sebelumnya dan melemahkan usaha mencapai perdamaian. Sudah tiba waktunya pembangunan pemukiman ini dihentikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Israel harus memenuhi kewajibannya untuk memastikan rakyat Palestina bisa hidup dan bekerja serta membangun masyarakat mereka. Selain menghancurkan banyak keluarga Palestina, terus berlangsungnya krisis kemanusiaan di Gaza juga tidak memperkuat keamanan Israel; begitu pula halnya dengan terus berlangsungnya kelangkaan peluang di Tepi Barat. Kemajuan dalam kehidupan sehari-hari rakyat Palestina harus menjadi bagian dari peta jalan menuju perdamaian, dan Israel harus mengambil langkah-langkah konkrit untuk memberdayakan kemajuan semacam itu. Akhirnya, Negara-Negara Arab harus menyadari bahwa Inisiatif Perdamaian Arab merupakan awal yang penting, tetapi bukan akhir dari tanggung jawab mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Konflik Arab–Israel tidak bisa lagi dipakai untuk mengalihkan perhatian rakyat negara-negara Arab dari masalah-masalah lainnya. Sebaliknya, konflik itu harus menjadi penggerak untuk membantu rakyat Palestina mengembangkan institusi yang akan melanggengkan Negara mereka; mengakui hak Israel serta memilih kemajuan ketimbang fokus pada masa lalu yang begitu melemahkan. Amerika akan menyesuaikan kebijakannya dengan mereka yang memperjuangkan perdamaian dan mengatakan secara terbuka apa yang kami katakan secara pribadi kepada warga Israel, Palestina, dan Negara-Negara Arab. Kita tidak bisa memaksakan perdamaian. Tetapi secara pribadi, banyak orang Muslim menyadari bahwa Israel tidak akan lenyap; juga banyak orang Israel menyadari perlunya kehadiran sebuah negara Palestina.</p>
<p style="text-align:justify;">Waktunya sudah tiba bagi kita untuk bertindak berdasarkan apa yang oleh setiap orang diketahui merupakan hal yang benar. Terlalu banyak air mata sudah diteteskan. Terlalu banyak darah sudah ditumpahkan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk berjuang menciptakan sebuah masa dimana para ibu Israel dan Palestina bias menyaksikan anak-anak mereka tumbuh tanpa ketakutan; masa dimana Tanah Suci dari ketiga agama besar merupakan tempat perdamaian yang diinginkan Allah; masa dimana Jerusalem merupakan tempat tinggal aman dan langgeng bagi orang Yahudi, Kristen, dan Muslim, dan merupakan sebuah tempat untuk semua keturunan Abraham hidup bersama secara damai sebagaimana dikisahkan dalam Isra’, ketika Musa, Yesus dan Muhammad (damai bersama mereka) bergabung dalam ibadah doa.</p>
<p style="text-align:justify;">Isu Ketiga, Senjata Nuklir : Sumber ketegangan ketiga adalah kepentingan kita bersama sehubungan hak-hak dan tanggung jawab negara-negara atas senjata nuklir. Isu ini menjadi sumber ketegangan baru-baru ini antara Amerika dan Republik Islam Iran. Selama bertahun-tahun, Iran mendefinisikan dirinya sebagian lewat oposisinya terhadap negara saya, dan memang ada sejarah yang kacau di antara kami. Di tengah-tengah Perang Dingin, Amerika memainkan peran dalam penggulingan pemerintah Iran yang terpilih secara demokratik. Sejak Revolusi Islam, Iran telah memainkan peran dalam tindak penyanderaan dan kekerasan terhadap pasukan dan warga sipil Amerika. Sejarah ini diketahui secara luas. Daripada terperangkap dalam masa lalu, saya telah menjelaskan kepada para pemimpin dan rakyat Iran bahwa negara saya siap untuk melangkah maju.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaannya kini, bukanlah apa yang ditentang Iran, tetapi masa depan apa yang ingin dibangunnya? Sulit untuk mengatasi puluhan tahun ketidakpercayaan, tetapi kami akan maju dengan keberanian, kebenaran dan tekad. Banyak isu yang harus dibahas oleh kedua negara kita, dan kami siap melangkah maju tanpa prasyarat, namun didasarkan pada sikap saling menghormati. Tetapi jelas bagi semua pihak yang berkepentingan bahwa dalam soal senjata nuklir kita telah mencapai titik yang menentukan. Ini bukan sekedar terkait kepentingan Amerika, ini berhubungan dengan pencegahan perlombaan senjata nuklir yang bisa menyebabkan wilayah ini terjerumus ke dalam jalur sangat berbahaya dan menghancurkan tatanan non-proliferasi global.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya memahami mereka yang memprotes bahwa beberapa Negara memiliki senjata sementara yang lainnya tidak. Tak satupun negara bisa menentukan negara-negara mana yang boleh memiliki senjata nuklir. Itulah sebabnya saya secara kuat mempertegas komitmen Amerika untuk mengusahakan sebuah dunia di mana tak satu pun negara memiliki senjata nuklir. Dan setiap negara –termasuk Iran– harus punya akses ke energi nuklir untuk tujuan damai apabila ia patuh pada tanggung jawabnya di bawah Persetujuan Non- Proliferasi Nuklir. Komitmen itu merupakan inti dari Persetujuan itu, dan harus diberikan kepada semua pihak yang mematuhinya.<br />
Isu Keempat, Demokrasi: Saya percaya pada sebuah sistem pemerintahan yang memberi hak bersuara kepada rakyatnya, dan yang menghormati penegakan hukum serta hak untuk semua manusia. Saya tahu bahwa ada kontroversi tentang penggalakan demokrasi dalam tahun-tahun terakhir ini, dan sebagian dari kontroversi ini terkait dengan perang di Irak. Saya perjelas: sistem pemerintahan apa pun tidak bisa dipaksakan kepada sebuah negara oleh negara lainnya. Tetapi hal itu tidak mengurangi komitmen saya kepada negara-negara yang mencerminkan keinginan rakyatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap negara menghidupkan prinsip-prinsipnya dengan caranya sendiri, yang berasal dari tradisi rakyatnya. Amerika tidak berpretensi tahu apa yang terbaik untuk semua orang, sebagaimana juga kami tidak berpretensi bahwa kami bisa menentukan hasil dari sebuah pemilihan damai. Tetapi saya memiliki keyakinan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi bahwa semua orang merindukan hal-hal tertentu: Kemampuan untuk mengungkapkan pendapat dan ikut menentukan bagaimana bentuk pemerintahan; mempercayai penegakan hukum dan penyelenggaraan keadilan yang sama untuk setiap orang; pemerintahan yang transparan dan tidak mencuri dari rakyatnya; kebebasan untuk hidup sesuai pilihan masing-masing. Itu bukan sekedar ide-ide Amerika, itu adalah hak asasi manusia dan oleh karena itu kami akan mendukungnya di mana saja. Tak ada garis lurus untuk menciptakan janji itu. Tetapi yang jelas adalah: pemerintahan-pemerintahan yang melindungi hak-hak ini pada akhirnya akan lebih stabil, sukses dan aman. Tak ada garis lurus untuk menciptakan janji itu. Tetapi yang jelas adalah: memberangus ide-ide tidak pernah berhasil melenyapkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Amerika menghormati hak-hak dari semua suara damai dan patuh hukum agar didengar di seluruh dunia meskipun kita tidak sepakat dengan mereka. Dan kami menyambut gembira semua pemerintahan terpilih dan damai –asalkan mereka memerintah dengan menghormati rakyatnya. Dimanapun kekuasaan itu berada, pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat merupakan standar tunggal untuk semua pihak yang memegang kekuasaan. Butir ini penting karena ada yang memperjuangkan demokrasi hanya pada saat mereka tidak berkuasa; setelah berkuasa, mereka secara keji memberangus hak-hak orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Di manapun kekuasaan itu berada, pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat merupakan standar tunggal untuk semua pihak yang memegang kekuasaan. Anda harus mempertahankan kekuasaan lewat konsensus, bukan pemaksaan; anda harus menghormati hak-hak minoritas, dan berpartisipasi dalam semangat toleransi dan kompromi, anda harus mendahulukan kepentingan rakyat anda dan usaha sah dari proses politik di atas kepentingan partai. Tanpa ramuan ini, pemilihan saja tidak akan menciptakan demokrasi yang murni. Para Hadirin: Barack Obama, kami cinta anda! Presiden Obama: Terima kasih.</p>
<p style="text-align:justify;">Isu Kelima, Kebebasan beragama : Islam memiliki sebuah tradisi toleransi yang patut dibanggakan. Kita menyaksikan hal ini dalam sejarah Andalusia dan Kordoba. Saya menyaksikan hal itu langsung ketika masih kanak-kanak di Indonesia, di mana warga Kristen yang saleh bebas beribadah di sebuah negara yang mayoritas penduduknya Muslim. Itulah semangat yang kita butuhkan kini. Orang di setiap negara harus bebas memilih dan menjalankan keyakinan mereka berdasarkan keyakinan, pikiran, hati dan jiwa. Toleransi ini penting agar agama bisa berkembang, tetapi juga ditentang dengan berbagai cara.</p>
<p style="text-align:justify;">Di kalangan Muslim tertentu ada kecenderungan yang merisaukan, yakni mengukur kedalaman keyakinan diri sendiri lewat penolakan keyakinan orang lain. Kebhinekaan agama yang memperkaya harus ditegakkan –apakah itu kelompok Maronit di Lebanon atau Koptik di Mesir. (tepuk tangan). Dan garis pemisah juga harus dihilangkan di antara warga Muslim, sebagaimana perpecahan antara Sunni dan Syiah telah mengakibatkan kekerasan yang tragis, khususnya di Irak. Kebebasan beragama penting bagi  kemampuan rakyat hidup bersama. Kita harus senantiasa menelaah cara-cara yang kita pakai untuk melindunginya.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya, di Amerika Serikat, peraturan sumbangan amal telah mempersulit warga Muslim untuk memenuhi kewajiban agama mereka. Itulah sebabnya saya bertekad untuk bekerja sama dengan warga Muslim Amerika guna memastikan mereka bisa memenuhi zakat. Juga penting agar negara-negara Barat mencegah larangan kepada warga negara Muslim untuk mempraktikkan agama sesuai kehendak mereka, misalnya, dengan mendikte pakaian apa yang boleh dikenakan seorang perempuan Muslim. Sederhananya, kita tidak bisa menyembunyikan ketidaksenangan terhadap agama apapun lewat alasan liberalisme.</p>
<p style="text-align:justify;">Keyakinan seharusnya mempersatukan kita. Itulah sebabnya kami mengikhtiarkan proyek-proyek di Amerika yang mempertemukan warga Kristen, Muslim dan Yahudi. Itulah sebabnya kami menyambut gembira usaha dialog Antar Agama Raja Abdullah dan kepemimpinan Turki dalam Aliansi Keberadaban. Di seluruh dunia kita bisa memanfaatkan dialog menjadi pelayanan Antar Iman, sehingga jembatan di antara berbagai rakyat mengarah pada tindakan –apakah itu berupa perang melawan malaria di Afrika atau menyediakan bantuan bencana alam.</p>
<p style="text-align:justify;">Isu Keenam, Hak-hak perempuan : Saya tahu ada perdebatan tentang isu ini. Saya menolak pandangan beberapa pihak di Barat bahwa perempuan yang memilih untuk menutupi rambutnya seakan-akan tidak memiliki persamaan hak. Tetapi saya juga berpendapat bahwa seorang perempuan yang tidak bisa menikmati pendidikan tidak diberi kesamaan hak. Dan bukan kebetulan bahwa Negara-negara di mana kaum perempuannya terdidik secara baik juga makmur. Saya perjelas: isu-isu mengenai persamaan hak perempuan bukan semata-mata merupakan isu untuk Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Turki, Pakistan, Bangladesh dan Indonesia, kita saksikan di negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim, mereka memilih perempuan untuk memimpin. Sementara itu, perjuangan bagi persamaan hak perempuan masih terus merupakan aspek dalam kehidupan di Amerika, dan di negara-negara di seluruh dunia. Itulah sebabnya Amerika akan bermitra dengan setiap negara yang mayoritas penduduknya  Muslim guna mendukung perluasan pemberantasan buta huruf untuk perempuan, dan membantu perempuan muda memperjuangkan pekerjaan lewat pinjaman untuk usaha kecil yang membantu rakyat merealisasikan cita-cita mereka.<br />
Saya yakin putri-putri kita bisa menyumbang kepada masyarakat setara seperti putra-putra kita, dan kemakmuran kita bersama bisa dimajukan dengan memberi kesempatan kepada semua orang –laki-laki dan perempuan– mencapai potensi mereka sepenuhnya. Saya berpendapat perempuan tidak harus membuat pilihan sama seperti laki-laki agar mencapai kesamaan, dan saya menghormati perempuan yang memilih peran tradisional dalam menjalankan kehidupan mereka. Tetapi hal itu haruslah merupakan pilihan mereka sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Isu Ketujuh, Ekonomi : Akhirnya, saya ingin membahas pembangunan ekonomi dan kesempatan. Saya tahu untuk banyak kalangan, wajah globalisasi bertentangan. Internet dan televisi bisa mengantarkan pengetahuan dan informasi, tetapi juga seksualitas yang bersifat ofensif dan kekerasan tak berperikemanusiaan. Perdagangan bisa  menciptakan kekayaan dan peluang baru, tetapi juga gangguan dan perubahan di masyarakat. Di semua negara –termasuk negara saya– perubahan ini bisa menyebabkan ketakutan. Ketakutan akibat modernitas kita kehilangan kendali atas pilihan ekonomi kita, politik kita dan yang terpenting, identitas kita –hal-hal yang paling kita hargai dari masyarakat kita, keluarga kita, tradisi kita dan keyakinan kita. Tetapi saya juga tahu kemajuan manusia tidak bisa ditampik. Tidak perlu ada kontradiksi antara pembangunan dan tradisi.</p>
<p style="text-align:justify;">Negara seperti Jepang dan Korea Selatan membina ekonomi mereka sambil tetap mempertahankan budaya mereka. Hal yang sama juga berlaku pada kemajuan mengagumkan dalam Islam mulai dari Kuala Lumpur sampai ke Dubai. Di masa kuno dan di masa kita, masyarakat Muslim membuktikan bahwa mereka mampu berada di garis depan inovasi dan pendidikan. Ini penting karena tak ada strategi pembangunan yang semata-mata didasarkan pada apa yang dihasilkan tanah, dan strategi pembangunan juga tidak bisa dipertahankan kalau generasi mudanya tidak memiliki pekerjaan. Banyak Negara Teluk menikmati kekayaan sebagai akibat penghasilan minyaknya, dan beberapa sudah mulai memusatkan perhatian pada pembangunan yang lebih luas. Tetapi kita semua harus menyadari bahwa pendidikan dan inovasi akan menjadi faktor penentu dari abad ke 21. dan di banyak masyarakat Muslim masih kekurangan investasi dalam bidang-bidang ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya tekankan hal itu di negara saya. Dan sementara Amerika di masa lalu memusatkan perhatian pada minyak dan gas alam di bagian dunia ini, kami kini menghendaki hubungan yang lebih luas. Dalam pendidikan, kami akan memperluas program pertukaran dan memperbanyak beasiswa, seperti yang mengantar ayah saya ke Amerika, sementara juga mendorong lebih banyak warga Amerika untuk belajar di tengah masyarakat Muslim. Dan kami akan menempatkan siswa-siswa Muslim yang menjanjikan di tempat-tempat magang di Amerika; melakukan investasi dalam pembelajaran online untuk guru-guru dan anak-anak di seluruh dunia; dan menciptakan jaringan online baru, sehingga seorang remaja di Kansas mampu berkomunikasi langsung dengan remaja di Kairo.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam rangka pembangunan ekonomi, kami akan menciptakan sebuah korps relawan bisnis baru untuk bermitra dengan counterpartnya di negara-negara yang  mayoritas penduduknya Muslim. Dan saya akan menyelenggarakan KTT Kewiraswastaan tahun ini untuk mengidentifikasi bagaimana kita bisa mempererat hubungan antara pemimpin bisnis, yayasan dan wiraswasta sosial di Amerika dan masyarakat Muslim di seluruh dunia. Dalam bidang sains dan teknologi, kami akan meluncurkan sebuah dana baru untuk mendukung pembangunan teknologi di negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim, dan membantu mentransfer ide-ide ke pasar-pasar sehingga tercipta lapangan pekerjaan. Kami akan membuka pusat keunggulan sains di Afrika, Timur Tengah dan Asia Tenggara serta mengangkat Utusan Sains baru untuk bekerja sama dalam program-program yang mengembangkan sumber energi baru, menciptakan lapangan pekerjaan hijau, digitalisasi catatan air bersih dan menumbuhkan tanaman panen baru.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan hari ini saya mengumumkan sebuah usaha global baru bersama Organisasi Konferensi Islam guna memberantas polio. Dan kita juga akan memperluas kemitraan dengan masyarakat Muslim guna menggalakkan kesehatan anak dan ibu. Semua ini harus dilakukan lewat kemitraan. Rakyat Amerika siap bergabung dengan warganegara dan pemerintahan; organisasi kemasyarakatan, pemimpin agama dan bisnis di masyarakat Muslim di seluruh dunia guna membantu rakyat kita memperjuangkan kehidupan yang lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Isu-isu yang telah saya uraikan tidak mudah ditanggapi. Tetapi kita punya tanggung jawab untuk bergabung demi memperjuangkan dunia yang kita cita-citakan –sebuah dunia di mana ekstremis tidak lagi mengancam rakyat kita, dan pasukan Amerika bisa pulang; sebuah dunia di mana rakyat Israel dan Palestina masing-masing memiliki negara mereka sendiri yang aman, dan energi nuklir dipergunakan untuk tujuan damai; sebuah dunia di mana pemerintahan melayani warganegaranya serta hak-hak dari semua umat Allah dihormati.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini merupakan kepentingan bersama. Itulah dunia yang kita cita-citakan, tetapi hal itu hanya bisa kita capai bersama. Saya tahu ada banyak Muslim dan non-Muslim yang mempertanyakan apakah kita bisa membina permulaan baru ini. Beberapa ingin menghasut api perpecahan, dan menghalangi kemajuan. Beberapa mengatakan hal ini tidak ada gunanya –bahwa kita sudah ditakdirkan untuk berseteru dan berbagai peradaban ditakdirkan beradu. Banyak lagi yang sekedar skeptis bahwa perubahan nyata bisa terselenggara.<br />
Begitu banyak ketakutan, begitu banyak ketidakpercayaan. Tetapi kalau kita memilih untuk terperangkap dalam masa lalu, maka kita tidak pernah akan melangkah maju. Dan saya secara khusus ingin mengatakan kepada generasi muda dari setiap kepercayaan, di setiap negara –anda, lebih dari orang lain, memiliki kemampuan untuk menata kembali dunia, menyusun kembali dunia. Kita semua menghuni dunia ini untuk waktu yang singkat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaannya adalah apakah kita melewatkan waktu itu terpusat pada hal-hal yang memecah belah kita, atau apakah kita mendedikasikan diri pada usaha –usaha berkesinambungan– untuk mencapai kesamaan, memusatkan perhatian pada masa depan bagi anak-anak kita dan menghargai harga diri semua insan manusia. Hal-hal ini tidaklah mudah. Lebih mudah memulai perang ketimbang menghentikannya. Lebih mudah menuduh pihak lain ketimbang melakukan introspeksi diri; untuk melihat apa yang berbeda pada diri seseorang ketimbang menemukan kesamaan kita. Tetapi ada pula sebuah aturan yang merupakan inti setiap agama –bahwa kita memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan oleh mereka. Kebenaran ini berlaku lintas negara dan lintas rakyat –sebuah keyakinan yang tidak baru, yang tidak hitam atau putih atau coklat; bukan kebenaran Kristen, atau Muslim atau Yahudi.<br />
Ini merupakan keyakinan yang berdetak dalam dari buaian keberadaban, dan masih tetap berdetak dalam jantung miliaran manusia. Ini merupakan rasa percaya pada orang lain, dan hal itulah yang membawa saya kesini hari ini. Kita memiliki kekuatan untuk menciptakan dunia yang kita cita-citakan, tetapi hanya apabila kita punya keberanian untuk memasuki awal yang baru, sambil ingat pada apa yang tertulis.</p>
<p style="text-align:justify;">Kitab Suci Al Quran mengatakan kepada kita, “Wahai manusia! Sesungguhnya kami telah ciptakan kamu sekalian dari jenis laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuk-suku agar kamu saling kenal mengenal…” Talmud mengatakan kepada kita: “Seluruh Torah adalah untuk maksud menggalakkan perdamaian.” Kitab Suci Injil mengatakan pada kita, “Diberkatilah pencipta perdamaian, karena mereka akan disebut putra-putra Allah.”</p>
<p style="text-align:justify;">Rakyat seluruh dunia bisa hidup bersama dalam damai. Kita tahu itu merupakan visi Allah. Kini, itu menjadi kewajiban kita di dunia. Terima kasih. Dan semoga damai Allah bersama anda. Terima kasih banyak. Terima kasih.</p>
<br />Posted in Politik  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uhansgrafis.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uhansgrafis.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uhansgrafis.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uhansgrafis.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uhansgrafis.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uhansgrafis.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uhansgrafis.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uhansgrafis.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uhansgrafis.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uhansgrafis.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uhansgrafis.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uhansgrafis.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uhansgrafis.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uhansgrafis.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=65&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/pidato-presiden-barack-obama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6210710d43e510293f42e3e52f75df6d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uhansgrafis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/obama.jpg?w=279" medium="image">
			<media:title type="html">obama</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEBIJAKAN OBAMA DI DUNIA ISLAM</title>
		<link>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/kebijakan-obama-di-dunia-islam/</link>
		<comments>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/kebijakan-obama-di-dunia-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 09:59:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uhansgrafis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uhansgrafis.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran Obama di Mesir, Kamis (4/6), merupakan fenomena baru. Persiapan penyambutan dari segi keamanan dan pembaharuan suasana tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah penyambutan presiden mana pun. Tamu yang satu ini benar-benar diistimewakan oleh pemerintah Mesir, pimpinan Hosni Mubarak. Tidak hanya itu, ujian di beberapa universitas pun harus diliburkan untuk menjamin kestabilan suasana. Obama ditemani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=62&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-63" title="muslim obama" src="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/muslim-obama.jpg?w=203&#038;h=300" alt="muslim obama" width="203" height="300" />Kehadiran Obama di Mesir, Kamis (4/6), merupakan fenomena baru. Persiapan penyambutan dari segi keamanan dan pembaharuan suasana tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah penyambutan presiden mana pun. Tamu yang satu ini benar-benar diistimewakan oleh pemerintah Mesir, pimpinan Hosni Mubarak. Tidak hanya itu, ujian di beberapa universitas pun harus diliburkan untuk menjamin kestabilan suasana.</p>
<p style="text-align:justify;">Obama ditemani Menlu AS, Hillary Clinton, berkunjung ke Masjid Sultan Hasan sebelum menyampaikan pidatonya di Universitas Kairo. Satu jam sebelum acara dimulai, ruangan aula sudah dipadati undangan sebanyak 2500 orang. Terlihat di barisan depan Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Sayyid Thanthawi dan beberapa tokoh agama Kristen Koptik. Tidak ketinggalan Mufti Mesir Dr. Ali Jum&#8217;ah juga hadir dalam acara tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-62"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam pidatonya, Obama berbicara tujuh poin penting yang berhubungan langsung dengan Dunia Islam. Salah satu poin yang menjadi fokus pembicaraan Obama adalah kesantunan Islam yang sesuai dengan nilai kemanusiaan. Obama dengan yakin mengatakan bahwa ajaran Islam tidak sejalan dengan kekerasan. Dari poin ini, Obama mengajak kepada seluruh umat Islam dunia untuk bersama-sama menciptakan perdamaian dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Pesan yang saya harap dapat saya sampaikan adalah bahwa demokrasi, supremasi hukum, kebebasan berbicara, kebebasan beragama, bukan hanya prinsip-prinsip yang harus diimplementasikan kepada mereka oleh dunia Barat, tetapi saya percaya prinsip-prinsip tersebut bersifat universal yang dapat dirangkul dan ditegaskan sebagai bagian dari identitas nasional negara-negara Islam tersebut,&#8221; kata Obama.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">&#8220;Garis besar pidato Presiden merupakan komitmen pribadinya untuk ikut terlibat, berdasarkan kepentingan bersama dan saling menghormati,&#8221;kata Gibbs.&#8221; Ia akan mendiskusikan bagaimana Amerika Serikat dan komunitas Muslim di seluruh dunia dapat menjembatani beberapa perbedaan yang memisahkan mereka.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sebuah rekaman audio terbarunya,Usamah bin Ladin mengutuk kebijakan Barack Obama terhadap negara-negara Muslim. Pimpinan al-Qaidah ini mengatakan bahwa presiden AS telah menanam benih dendam dan kebencian lewat negara AS terhadap dunia Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam laporan televisi Al-Jazeera, Bin Ladin mengatakan bahwa presiden Obama telah melanjutkan langkah-langkah yang dilakukan pendahulunya, George W Bush. Dia juga mengatakan bahwa bangsa Amerika harus bersiap-siap untuk menghadapi konsekuensi dari kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Gedung Putih.</p>
<p style="text-align:justify;">Saluran Televisi yang berbasis di Qatar ini tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai hal ini. Berita mengenai rekaman audio Usama bin Ladin ini datang setelah Obama tiba di Arab Saudi untuk memulai kunjungannya ke wilayah tersebut dan dia juga akan mengunjungi Mesir, untuk menyampaikan pidatonya di universitas Kairo.</p>
<p style="text-align:justify;">Kunjungan Obama ke Timur Tengah ini merupakan bagian dari misinya untuk memperbaiki reputasi negara AS yang hancur di dunia Islam. Juru bicara Obama &#8211; Robert Gibbs mengatakan bahwa pidato Obama di Kairo adalah berkaitan dengan perbaikan hubungan dengan dunia Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">“Saya yakin suatu saat nanti, negara-negara Muslim akan mengakui bahwa tindakan ekstrimisme sebenarnya tidak akan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya kepada NBC News sebelum dia meninggalkan Washington.<br />
“Saya kira adanya pengakuan anti Amerika tidak akan memecahkan masalah negara mereka. Langkah-langkah yang kami ambil untuk meninggalkan Irak setidaknya akan membawa hanya sedikit masalah,” katanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Al-Qaidah Kritik Obama </strong><br />
Wakil pemimpin al-Qaidah, mengeluarkan pernyataan yang mengkritik kunjungan Presiden AS, Barack Obama ke Mesir, dan akan berbicara kepada dunia Islam di Cairo. Ayman al-Zawahiri, mengatakan bahwa kunjungan Obama tidak akan mengubah &#8216;pesan berdarah&#8217;, akibat pasukan AS di Iraq dan Afghanistan.</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Qaidah mengulangi lagi pernyataannya, ketika Obama terpilih menjadi Presiden AS, dan bagaimana Obama yang berjanji ingin mengakhiri isu terorisme, melalui perbaikan hubungan dengan dunia Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">“Pesan penuh darah itu, yang akan diterima umat Islam, dan tidak akan mengubah hubungan apapun dengan dunia Islam, atau dengan kata-kata yang penuh janji”, ujar Ayman yang menjadi wakil Osama bin Ladin, yang berasal dari Mesir.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa para pejabat Mesir mau menerima Obama, karena tak lain  para pejabat Mesir itu, adalah &#8216;budak&#8217; AS, dan akan kembali  Mesir menjadi tempat bagi penyiksaan dan perang terhadap Islam. Menurut Ayman langkah kunjungan Obama, hanya ingin mengirimkan para tahanan yang dituduh sebagai militan untuk diinterogasi, dan dijebloskan ke dalam penjara.</p>
<p style="text-align:justify;">“Sangat jelas kunjungan Obama ke Mesir, bukan untuk melakukan atau mendorong reformasi pemerintahan Mesir, yang sangat diktator itu, tapi justru kunjungan Obama, ingin memperkuat pemerintah Mesir yang sekarang berada di tangan Marsekal Hosni Mubarak itu.”<br />
Seluruh aparat keamanan disiagakan untuk menjaga kunjungan Obama ke Kairo, dan bahkan tempat pidato Obama telah distelirkan, sampai pemerintah Mesir, melarang umat Islam melaksanakan sholat demi keamanan Obama di Masjid Hassan.</p>
<br />Posted in Politik  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uhansgrafis.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uhansgrafis.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uhansgrafis.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uhansgrafis.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uhansgrafis.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uhansgrafis.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uhansgrafis.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uhansgrafis.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uhansgrafis.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uhansgrafis.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uhansgrafis.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uhansgrafis.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uhansgrafis.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uhansgrafis.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uhansgrafis.wordpress.com&amp;blog=7655571&amp;post=62&amp;subd=uhansgrafis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uhansgrafis.wordpress.com/2009/08/06/kebijakan-obama-di-dunia-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6210710d43e510293f42e3e52f75df6d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uhansgrafis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uhansgrafis.files.wordpress.com/2009/08/muslim-obama.jpg?w=203" medium="image">
			<media:title type="html">muslim obama</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
